Aston Villa Menjuarai Liga Europa Setelah Mengalahkan Freiburg
Klub sepak bola Inggris Aston Villa berhasil menjuarai kompetisi Liga Europa setelah menumbangkan wakil Jerman Freiburg dengan skor 3-0 dalam laga final yang berlangsung di Stadion Besiktas Park, Istanbul, Turki, pada Rabu malam waktu setempat.
Kemenangan telak skuad asuhan Unai Emery tersebut dipastikan melalui gol tendangan voli Youri Tielemans, tembakan melengkung Emiliano Buendia, serta gol penutup dari Morgan Rogers. Hasil ini sekaligus mengamankan tiket kompetisi Liga Champions bagi klub asal Birmingham itu untuk musim depan setelah sebelumnya juga mengunci posisi lima besar di Liga Primer Inggris.
Gelar juara ini mengakhiri masa penantian trofi mayor Aston Villa selama 30 tahun, sekaligus menjadi piala Eropa pertama mereka sejak memenangkan Piala Champions pada tahun 1982. Pertandingan final di Turki tersebut diperkirakan dihadiri langsung oleh sekitar 20.000 pendukung Villa, termasuk di antaranya Pangeran William dan sejumlah legenda klub dari skuad tahun 1982.
Keberhasilan ini juga mengukuhkan rekor personal Unai Emery yang kini telah mengoleksi lima gelar juara Liga Europa sepanjang karier kepelatihannya dari enam laga final yang pernah ia capai. Manajemen Aston Villa dilaporkan telah mempersiapkan agenda pawai perayaan gelar juara di sepanjang jalanan kota Birmingham pada Kamis sore waktu setempat.
Manajer Aston Villa Unai Emery menyatakan bahwa trofi ini merupakan sesuatu yang sangat dirindukan oleh para pendukung sejak kesuksesan klub di tingkat Eropa pada puluhan tahun silam.
"After 1982 the club won the European Cup, it was something they were missing - the supporters. A trophy. Achieving this one is making us so, so happy but we are not going to stop," kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Gelandang Youri Tielemans mengungkapkan rasa bahagianya setelah melewati musim kompetisi yang penuh dengan dinamika performa sebelum akhirnya mampu menutup target dengan raihan trofi juara.
"I feel amazing," kata Youri Tielemans, Pemain Aston Villa.
Pemain asal Belgia itu menambahkan bahwa seluruh elemen tim terus bekerja keras dan menjaga keyakinan meski mereka sempat mengawali kompetisi dengan performa yang sangat buruk.
"My voice is a bit gone but it's all good. We put in a shift, top performance we had a great season. to top it off with this it's amazing," ujar Youri Tielemans, Pemain Aston Villa.
Pihak pemain juga memberikan apresiasi tinggi kepada tim pelatih dan staf karena mampu membalikkan situasi sulit sepanjang musim berjalan.
"It's been a season with a lot of ups and downs. We started so so bad. Our standards were very poor," tutur Youri Tielemans, Pemain Aston Villa.
Hasil akhir di Istanbul ini sekaligus memastikan target ganda Aston Villa untuk bermain di level elite Eropa serta membawa pulang piala ke Villa Park terpenuhi.
"The way we turned things around was a credit to the players and staff. We kept working, believing. We got the win in the end, Champions League next season and a trophy," ucap Youri Tielemans, Pemain Aston Villa.
Pemain depan Morgan Rogers menyebut pencapaian ini sebagai momen bersejarah yang sulit digambarkan dengan kata-kata setelah seluruh tim berjuang keras di lapangan.
"It's hard to put into words, we've worked so hard for this. We've delivered and come through. It's a great moment for the fans, great for the club. We'll go down in history," kata Morgan Rogers, Pemain Aston Villa.
Pangeran William yang hadir langsung di tribun penonton turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran klub, seraya memberikan apresiasi khusus bagi gelandang Boubacar Kamara yang absen bermain akibat mengalami cedera panjang.
"Amazing night!! Huge congratulations to all the players, team, staff and everyone connected to the club! 44 years since the last taste of European silverware!" tulis Pangeran William, Pangeran Wales.
Dukungan dari anggota keluarga kerajaan Inggris ini didasari oleh komitmennya menjadi suporter Aston Villa sejak masa sekolah demi merasakan dinamika emosional sebuah klub sepak bola.
"Special shout out to Boubacar Kamara who has been out injured but is such an integral part of our team and helped lay the foundations of this success," tambah Pangeran William, Pangeran Wales.
Kapten tim John McGinn mengungkapkan bahwa kehadiran Pangeran William di ruang ganti sebelum pertandingan menunjukkan kelasnya sebagai seorang pendukung besar klub.
"He's a classy man, he was in the dressing room before the game," kata John McGinn, Kapten Aston Villa.
McGinn juga berkelakar mengenai harapannya agar sang pangeran bersedia ikut merayakan kemenangan bersama tim pada malam perayaan pascapertandingan.
"He's a massive Villa fan, he was never going to miss it. He's just a normal guy, it's great to have his support," ujar John McGinn, Kapten Aston Villa.
Pemain nasional Skotlandia itu menegaskan tidak merasakan ketegangan menjelang laga final karena memiliki kepercayaan penuh pada kemampuan rekan-rekan setimnya.
"Hopefully he’s down for a free bar," kelakar John McGinn, Kapten Aston Villa.
McGinn melihat bahwa sejarah klub dan loyalitas pendukung sejak masa-masa sulit di kompetisi kasta kedua membuat Aston Villa sangat layak mendapatkan kesuksesan besar ini.
"He is a classy guy, he was in the dressing room before the game, he has a massive Villa fan so he was never going to miss it," tutur John McGinn, Kapten Aston Villa.
Ia juga menegaskan komitmen pribadinya untuk meraih lebih banyak prestasi pada musim depan di kompetisi Liga Champions di bawah arahan Emery.
"He’s just a normal guy but also it is great to have his support," ucap John McGinn, Kapten Aston Villa.
Pesta kemenangan suporter dilaporkan meluas hingga ke area nonton bareng di Utilita Arena Birmingham serta berbagai kawasan di wilayah Midlands.
"It’ll continue tonight, hopefully he has a couple of drinks with us and gets his credit card out at the end of the night," canda John McGinn, Kapten Aston Villa.
Selain dukungan dari kalangan kerajaan, aktor Hollywood Tom Hanks juga dilaporkan mengirimkan pesan video singkat berdurasi delapan detik untuk menyuarakan dukungannya bagi Aston Villa sebelum laga dimulai.
"There were no nerves tonight, I was in the semi-final but not tonight," kata John McGinn, Kapten Aston Villa.
Pangeran William sendiri tercatat mulai menyukai olahraga sepak bola secara mendalam sejak bersekolah di Berkshire dan sengaja memilih Aston Villa agar berbeda dari mayoritas teman-temannya.
"I had full confidence in our ability, we’ve built so much in the last six or seven years, the group deserve it and the fans," ujar John McGinn, Kapten Aston Villa.
Ia mengenang bagaimana teman-teman sekolahnya saat itu lebih memilih menjadi pendukung dari klub-klub papan atas Inggris.
"In the Championship the away end was full to the rafters every week, it is a big club that deserves success," tutur John McGinn, Kapten Aston Villa.
Pangeran William menyukai karakter sejarah Aston Villa yang kerap memberikan pengalaman performa yang naik-turun bagi para suporternya.
"I’ve got more to achieve, we have the Champions League next season and with this manager in charge anything is possible," kata John McGinn, Kapten Aston Villa.
Aktor Tom Hanks menegaskan bahwa fokus pikirannya dari Amerika Serikat menjelang laga final tersebut sepenuhnya hanya tertuju pada kemenangan tim Villa.
"This is Tom Hanks in the United States of America, thinking one thing and one thing only, go Villa," tegas Tom Hanks, Aktor.
Sebelum menghadiri pertandingan final di Turki, Pangeran William sempat mengonfirmasi rencana perjalanannya kepada komedian Matt Lucas dalam sebuah upacara penghargaan di Kastil Windsor.
"A long time ago at school, I got into football big time. I was looking around for clubs. All my friends at school were either Manchester United fans or Chelsea fans and I didn't want to follow the run-of-the-mill teams," kata Pangeran William, Pangeran Wales.
Pangeran William menceritakan kenangan masa kecilnya saat pertama kali diajak oleh teman dekat keluarga untuk menonton langsung pertandingan Aston Villa di stadion.
"I wanted to have a team that was more mid-table that could give me more emotional rollercoaster moments," ujar Pangeran William, Pangeran Wales.
Ia menambahkan bahwa atmosfer kebersamaan dan nyanyian para suporter di tribun penonton membuatnya langsung merasa menjadi bagian dari klub tersebut.
"Aston Villa's always had a great history. I have got friends of mine who support Aston Villa and one of the first FA Cup games I went to was Bolton v Aston Villa back in 2000. Sadly, Villa went on to lose to Chelsea [in the final]," tutur Pangeran William, Pangeran Wales.
Mengenai minat sepak bola anak-anaknya, Pangeran William membebaskan Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis untuk menentukan klub pilihan mereka sendiri tanpa paksaan.
"It was the atmosphere, the camaraderie and I really felt that there was something I could connect with," ucap Pangeran William, Pangeran Wales.
Meski memiliki jersi Aston Villa dan terkadang ikut menonton di stadion, anak-anaknya dilaporkan juga mengoleksi jersi dari beberapa klub sepak bola lainnya.
"I had some family friends who took me to my first Villa game when I was younger because they are big Villa fans," kenang Pangeran William, Pangeran Wales.
Sejauh ini baru Pangeran George yang tercatat pernah mendampingi ayahnya secara langsung untuk menonton pertandingan Aston Villa di tribun stadion.
"I sat in the stands with my Villa beanie hat on…With the camaraderie among the fans and the chanting and the singing, I just felt like I belonged there," kata Pangeran William, Pangeran Wales.
Kemenangan Aston Villa ini menjadi pembuka dari potensi raihan tiga piala bagi klub-klub Inggris di kompetisi antarklub Eropa musim ini.
"I’m kind of hoping they’ll all find their own teams in time. They don't all have to be Villa fans. I’m trying not to be biased but obviously they see how passionate I am about it and they watch the matches with me. They do have Villa shirts, and ask to come to games with me, but they have other shirts as well. There’s been a bit of courting going on by other managers too," jelas Pangeran William, Pangeran Wales.
Agenda kompetisi Eropa selanjutnya bagi perwakilan Inggris adalah laga final Liga Konferensi antara Crystal Palace melawan Rayo Vallecano pada pekan depan, disusul pertandingan Arsenal menghadapi Paris St-Germain di final Liga Champions pada 30 Mei.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow