dr Igus Ulfa Yaze Jelaskan Cara Atasi Keinginan Ngemil Manis Setelah Makan
Keinginan ngemil makanan atau minuman manis setelah makan sering menjadi tantangan dalam menjaga pola makan yang sehat, menurut dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, yang menjelaskan masalah ini dalam sesi live TikTok detikHealth, Kamis (13/8/2026).
dr Yaze mengungkapkan bahwa craving manis biasanya terbentuk dari kebiasaan yang berulang hingga menjadi ketagihan. Kebiasaan ini membuat seseorang merasa kurang jika tidak mengonsumsi manis terus-menerus, sehingga mood terganggu.
Untuk mengatasi craving tersebut, dr Yaze menyarankan perbaikan dalam komposisi makanan utama dengan metode pembagian piring yang sederhana.
"Nah, dalam satu porsi ketika kita makan, itu dibagi. Jadi dibagi nih, aku kasih kayak huruf T gitu (di piring)," ujar dr Yaze.
Metode tersebut membagi piring makan menjadi tiga bagian: separuh piring diisi sayur dan buah sebagai sumber serat utama, seperempat piring untuk sumber protein seperti ayam, ikan, tahu, tempe, atau telur, dan seperempat piring lagi untuk karbohidrat seperti nasi, kentang, atau ubi.
dr Yaze menegaskan bahwa kunci mengurangi craving adalah dengan mengonsumsi cukup protein dan serat saat makan karena kedua nutrisi ini lebih lama dicerna sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.
"Supaya kenyangnya lebih lama gara-gara si protein dan serat tadi, sehingga enggak craving lagi setelah makan," tutup dr Yaze.
Informasi ini dilansir dari Detik Health.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow