Ayah Tinggalkan Anak 7 Tahun Sendirian 7,5 Jam di Gunung Fuji
Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun ditinggal sendirian oleh ayahnya selama sekitar 7,5 jam di Gunung Fuji, Jepang, pada Kamis, 20 Agustus 2026, saat mendaki bersama keluarganya di jalur Fujinomiya.
Anak tersebut mulai rewel dan mengeluh kelelahan di pos keenam pendakian yang terletak pada ketinggian sekitar 2.490 meter, sementara jalur menuju puncak memiliki 10 pos pemberhentian. Ayahnya kemudian meminta anak bungsu itu untuk menunggu di pos tersebut dan melanjutkan pendakian bersama anak sulungnya.
Menurut informasi resmi, waktu pendakian dari pos keenam ke puncak memakan waktu lebih dari lima jam, sementara turun kembali ke pos tersebut memerlukan sekitar dua setengah jam. Dengan demikian, anak itu secara efektif ditinggal sendirian selama sekitar 7,5 hingga 8 jam.
Pada pagi hari berikutnya sekitar pukul 07.40 waktu setempat, seorang pekerja pondok gunung menemukan anak tersebut duduk sendirian di bangku dekat pos keenam dan segera membawanya ke pondok untuk berteduh sambil menghubungi pihak kepolisian.
Petugas polisi berhasil mengidentifikasi dan menghubungi ayahnya yang berada di sekitar pos kedelapan. Sang ayah kemudian diminta turun untuk menjemput anaknya.
Bocah tersebut ditemukan dalam keadaan selamat tanpa luka, meskipun saat itu kondisi cuaca di Gunung Fuji sedang turun hujan dan kabut mulai menebal, yang dapat memperburuk kondisi keselamatan di gunung.
Seorang petugas kepolisian menegaskan, "Meskipun itu berarti harus membatalkan rencana mendaki gunung bersama, meninggalkan anak sendirian adalah hal yang tidak bisa diterima."
Sang ayah mengakui kesalahannya dan menyatakan penyesalan, "Saya mengambil keputusan yang gegabah, dan saya sangat menyesalinya," ujarnya.
Gunung Fuji yang memiliki ketinggian 3.776 meter merupakan gunung berapi aktif dan Situs Warisan Dunia sejak 2013. Gunung ini menjadi lokasi pendakian populer dengan sekitar 200.000 pendaki setiap tahun, namun juga dikenal dengan kondisi cuaca yang cepat berubah dan sejumlah insiden kecelakaan pendakian dalam beberapa tahun terakhir.
Polisi mengingatkan agar para pendaki menyesuaikan kecepatan dan ambisi pendakian sesuai stamina anggota kelompok paling lemah dan tidak meninggalkan anggota rombongan sendirian demi keselamatan bersama.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow