Baby Margaretha Berhijab Setelah Menikah karena Pengaruh Suami
Aktris Baby Margaretha menjalani perubahan hidup dengan mengenakan hijab setelah menikah dengan Aris, yang menjadi dorongan utama keputusan tersebut, seperti dilansir dari Detik Hot.
Keputusan berhijab ini tidak mudah karena Baby sebelumnya terbiasa berpakaian bebas saat menikah dengan suami sebelumnya yang berasal dari luar negeri. Proses adaptasi dan tantangan cukup besar dirasakan Baby hingga akhirnya mantap mengenakan hijab selama sekitar satu tahun terakhir.
Baby mengaku sempat kaget dan menolak ketika suaminya meminta dia berhijab.
"Jadi tiba-tiba harus berhijab sekarang agak kaget gitu, dan memang sempat menolak, tapi seiring berjalannya waktu mulai berpikir. 'Ya ini adalah jalan yang terbaik untuk aku'. Sudah kayak kewajiban sebagai muslimah untuk berhijab. Jadi alhamdulillah memutuskan untuk berhijab," ujar Baby Margaretha.
Dia juga menyebut bahwa sang suami memang menginginkan dia berhijab, meski awalnya Baby menolak dan sempat break dalam hubungan karena hal itu.
"Iya, dari suami memang pengin aku berhijab. Awalnya memang menolak. Terus kita juga sempat break dulu karena akunya menolak," tuturnya.
Baby merasa ilmu agamanya belum sempurna dan perlu belajar lebih banyak, sehingga merasa belum siap untuk berhijab secara terburu-buru.
"Aku ngerasa ilmu agamaku juga belum sempurna, aku juga masih perlu belajar. Jadi kok terburu-buru sih, gitu kan. Tapi ya udahlah karena sudah menikah aku harus patuh pada suami. Jadi ya akhirnya aku memutuskan untuk berhijab," jelas Baby.
Baby juga mengungkapkan bahwa sang suami memberikan ultimatum mengenai hijab.
"Diultimatumnya, 'Ya udah kamu kalau gak mau dihijab, kita game over, udahan aja', gitu kan. Aku juga sempat yang menolak keras kan, 'Oh ya udah terserah!' Aku kan orangnya keras kepala," katanya.
Setelah sempat berpikir selama beberapa minggu, Baby mulai mempertanyakan keputusan awalnya yang menolak berhijab dan akhirnya menyadari pentingnya komitmen serta kebaikan yang diajak suami.
"Dalam waktu beberapa minggu itu berpikir gitu kan, 'Ini benar gak sih yang aku jalani ini? Benar gak sih aku menolak yang suami inginkan padahal ini bagus untuk aku?'" ujarnya.
"Di situ berpikir lama, sempat yang marah, nangis, kesal, itu semua rasanya campur aduk gitu kan. Tapi balik lagi, ya aku sekarang udah menikah dan aku harus komit, aku harus patuh sama suami, dan suami pun memang mengajak aku ke kebaikan," tambahnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow