Bach Multi Global Gelar IPO Incar Dana Rp307,5 Miliar
PT Bach Multi Global Tbk (BACH) resmi memulai masa penawaran awal atau bookbuilding pada Senin, 22 Juni 2026, guna melantai di Bursa Efek Indonesia dengan target penghimpunan dana segar mencapai Rp307,5 miliar. Calon emiten yang bergerak di bidang penjualan dan penyewaan genset serta jasa konstruksi telekomunikasi ini menawarkan maksimal 615 juta saham baru atau setara 15,06 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Manajemen menetapkan kisaran harga penawaran awal sebesar Rp400 hingga Rp500 per lembar saham, sehingga akumulasi dana terendah yang berpotensi diraup adalah Rp246 miliar, seperti dilansir dari akses.co.id dan Bisnis.com.
Aksi korporasi perusahaan yang berdiri sejak September 2006 ini didukung oleh pertumbuhan kinerja keuangan yang kuat, di mana laba bersih konsolidasian tahun 2025 melesat 97,54 persen menjadi Rp155,55 miliar dari Rp78,74 miliar pada 2024.
Lonjakan laba tersebut ditopang oleh pendapatan neto sebesar Rp1,73 triliun, dengan kontribusi utama dari penjualan dan penyewaan genset senilai Rp977,95 miliar serta jasa infrastruktur telekomunikasi sebesar Rp754,98 miliar melalui PT Bach Multi Infrastruktur. "Perseroan memiliki prospek usaha yang positif dan berkelanjutan. Hal ini didukung oleh pertumbuhan dua kegiatan usaha utama kami," ujar Budi Kurniawan, Direktur Utama BACH.
Pertumbuhan kinerja ini juga dipengaruhi oleh efisiensi biaya operasional, meskipun biaya keuangan naik menjadi Rp19,16 miliar dan total aset melesat 51,13 persen menjadi Rp1,23 triliun akibat penambahan armada genset. Terkait penggunaan dana hasil emisi, sekitar Rp91,02 miliar dialokasikan untuk membayar sebagian utang fasilitas pinjaman Omnibus Revolving Loan kepada PT Bank Permata Tbk yang ditarik pada periode Januari hingga Maret 2026.
"Sekitar Rp91,02 miliar akan digunakan untuk pembayaran sebagian utang fasilitas Omnibus Revolving Loan," kata Hasby Jap, Direktur Keuangan BACH. Sisa dana IPO sebesar Rp213,48 miliar akan difokuskan untuk modal kerja, khususnya pengadaan persediaan unit generator set baru demi memperkuat kapasitas operasional dalam memenuhi kebutuhan backup power industri. Sebagai agen tunggal merek Himoinsa serta pemasar Cummins hingga Doosan, perusahaan telah menggelontorkan uang muka Rp18,18 milar untuk pengadaan armada tersebut, dengan PT Erdikha Elit Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
| Tahapan | Tanggal |
|---|---|
| Masa Penawaran Awal (Bookbuilding) | 22 – 24 Juni 2026 |
| Tanggal Efektif | 29 Juni 2026 |
| Masa Penawaran Umum | 1 – 3 Juli 2026 |
| Tanggal Penjatahan | 3 Juli 2026 |
| Distribusi Saham Secara Elektronik | 6 Juli 2026 |
| Pencatatan Saham di BEI | 7 Juli 2026 |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow