Bali Gelar Turnamen Catur Internasional Kapal Api Chess Festival 2026
Sebanyak 300 peserta dari dalam dan luar negeri dijadwalkan bertanding dalam turnamen catur internasional Catur Bali Fide Rated Kapal Api Chess Festival 2026 di Hotel Ululani, Uluwatu, Bali, pada 30 Oktober hingga 5 November 2026.
Ajang bertaraf FIDE Rated ini digagas oleh Ketua Umum Pengprov Percasi Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Jalaluddin Madjinuhu, dengan dukungan dari PB Percasi dan klub Jayakarta Muda Jakarta, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Kompetisi ini menyediakan total hadiah sebesar Rp 112 juta, dengan Rp 20 juta dialokasikan untuk peraih juara pertama. Perwakilan peserta dari dalam negeri tercatat berasal dari Bali, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Panitia mencatat kapasitas arena pertandingan di Ballroom Hotel Ululani telah disesuaikan dengan jumlah pendaftar yang diwajibkan memenuhi regulasi FIDE.
"Saat ini sekitar 300 calon peserta sudah bersurat kepada FIDE untuk mengikuti turnamen ini. Dari dalam negeri sendiri beberapa daerah sudah konfirmasi kepada saya seperti dari Jawa Timur sebanyak 50 pecatur, Bali (50 pecatur), Sulawesi Tenggara(25 pecatur), serta dari NTT dan NTB," ujar Jalaludin.
Penyelenggaraan ajang ini difokuskan bagi kelompok pemain dengan batasan peringkat tertentu guna memberikan ruang kompetisi yang setara.
"Karena turnamen pertama ini berkategori challenger maka pesertanya adalah pecatur yang memiliki elo rating di bawah 2000," sambungnya.
Pemilihan lokasi di luar Pulau Jawa bertujuan mendistribusikan kejuaraan catur tingkat dunia sekaligus memicu pergerakan sektor pariwisata di kawasan Indonesia bagian timur.
"Pemilihan Bali, selain sebagai destinasi wisata. juga karena letaknya di tengah-tengah, hingga para peserta dari Pulau Kalimantan, Sulawesi, serta dari Indonesia Bagian Timur lainnya, bisa ikut ambil bagian," papar Jalaludin.
Inisiatif ini juga diharapkan dapat menambah frekuensi kompetisi FIDE Rated di Tanah Air yang sebelumnya terbatas pada satu turnamen per tahun.
"Jadi tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk mencari poin elo rating, sebaliknya bagi peserta dari luar negeri juga bisa sekalian berlibur di Bali. Jika turnamen pembuka ini sukses, ke depannya akan dijadikan kalender tetap tiap tahunnya dan titelnya akan berubah menjadi open," demikian Jalaludin.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow