BB TNBTS Hentikan Izin Pengambilan Gambar di Gunung Bromo
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menghentikan sementara seluruh izin aktivitas pengambilan gambar komersial maupun nonkomersial di kawasan Gunung Bromo dan sekitarnya guna mengantisipasi risiko kebakaran hutan, dilansir dari Detik Travel pada Selasa (8/9/2026).
Langkah pencegahan tersebut diambil menyusul kondisi vegetasi di kawasan taman nasional yang semakin mengering akibat musim kemarau panjang, sehingga meningkatkan kerawanan munculnya titik api.
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menjelaskan penutupan izin kegiatan ini bertujuan utama untuk menjaga keselamatan para pengunjung serta kelestarian lingkungan.
"Demi menjaga keselamatan pengunjung, kelestarian ekosistem, dan mencegah bencana kebakaran hutan maka Balai Besar TNBTS menghentikan sementara waktu seluruh izin aktivitas shooting komersial maupun nonkomersial," kata Rudi.
Keputusan tersebut secara resmi tertuang dalam Surat Pengumuman Nomor PG.21/T.8/BIDTEK/HMS.01.07/B/09/2026 mengenai Penutupan Kawasan Wisata Gunung Bromo dan Sekitarnya yang telah diterbitkan pada 7 September 2026.
Petugas TNBTS Seno menambahkan bahwa mengeringnya vegetasi saat kemarau membuat hutan sangat rentan terbakar, terutama karena aktivitas dan kelalaian manusia kerap menjadi pemicu utama. Kegiatan perekaman gambar di area Bromo dinilai berpotensi menimbulkan percikan api lantaran melibatkan peralatan teknis, perangkat kelistrikan, serta bahan bakar yang berisiko jika tidak dikelola secara hati-hati.
Aturan pembekuan izin ini ditujukan kepada rumah produksi, event organizer, serta seluruh penyelenggara acara yang berencana menggelar kegiatan di area taman nasional. Pihak pengelola menegaskan kebijakan tersebut mulai berlaku efektif sejak tanggal penerbitan surat pengumuman.
"Pelanggaran menyangkut aturan ini akan ditindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan berlaku," kata Rudi.
Meski izin pengambilan gambar dihentikan, BB TNBTS memastikan aktivitas wisata reguler di kawasan Gunung Bromo dan Ranu Regulo tetap dibuka normal untuk umum. Sementara itu, untuk jalur pendakian Gunung Semeru hingga saat ini masih ditutup akibat dampak kebakaran hutan sebelumnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow