Ben Gvir Dikecam usai Menghina Tahanan Perempuan Palestina
Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir kembali dikecam setelah mengunggah video yang menunjukkan adu mulut dengan tahanan perempuan Palestina yang mengeluhkan kondisi penahanan, pada Minggu, 30/8. Video itu memperlihatkan salah satu tahanan menyampaikan bahwa hari ketiga mereka tidak mandi, tidak mendapat perawatan kesehatan, dan pakaian mereka tidak bersih. Ben Gvir menanggapi dengan menyatakan bahwa kondisi di penjara sudah selesai dan dia bertanggung jawab langsung atas semuanya.
Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan Palestina mengutuk tindakan dan pernyataan Ben Gvir dalam video tersebut, dengan menyebut pengambilan gambar para perempuan di tahanan sebagai intimidasi dan penghinaan.
Mereka juga menilai buruknya kondisi tahanan mencerminkan kebijakan Israel yang didasarkan pada "penghinaan, penyiksaan, pelaparan, dan perampasan." Organisasi Tahanan Palestina mengutuk rekaman itu dan mengatakan bahwa pengambilan gambar serta publikasi kondisi para tahanan perempuan merupakan serangan terhadap martabat kemanusiaan mereka.
Sejak menjadi menteri keamanan nasional pada akhir 2022, Ben Gvir mendorong kebijakan yang lebih keras bagi warga Palestina yang ditahan di penjara Israel, termasuk pengurangan pasokan makanan dan air, pembatasan kunjungan keluarga, pembatasan waktu mandi, serta pencabutan hak istimewa di penjara. Ben Gvir juga menolak meningkatkan kondisi tahanan Palestina, dan pada 2025 menentang putusan pengadilan yang mewajibkan otoritas memastikan tahanan Palestina menerima makanan yang cukup.
Berdasarkan catatan Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan Palestina, sekitar 9.400 warga Palestina saat ini ditahan di penjara-penjara Israel, termasuk 88 perempuan dan lebih dari 350 anak-anak.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow