Bhayangkara FC Imbang Lawan Persebaya Pada Laga Perdana BRI Super League

Smallest Font
Largest Font

Bhayangkara FC bermain imbang 1-1 saat menjamu Persebaya Surabaya pada laga pembuka BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026). Seperti dilansir dari Bola, tim tuan rumah menyamakan kedudukan lewat sundulan Allano Lima pada babak kedua.

Hasil tersebut diraih setelah Bhayangkara FC tertinggal lebih dulu oleh gol cepat Persebaya pada menit ke-13. Pelatih Bhayangkara FC kemudian memasukkan tiga pemain pada babak kedua, yakni Muhammad Ferarri, Putu Gede, dan Allano Lima untuk meningkatkan intensitas serangan.

Pergantian pemain tersebut membuahkan hasil pada menit ke-60 ketika Allano mengonversi umpan silang menjadi gol. Bek Bhayangkara FC, Muhammad Ferarri, menyampaikan rasa syukurnya dapat kembali berlaga setelah pulih dari cedera lutut yang dialaminya sepanjang tahun ini.

"Yang pertama, Alhamdulillah, walau hasilnya seri, saya tetap bersyukur. Saya mengucapkan terima kasih kepada pelatih. Setelah tahun ini saya dua kali cedera lutut, tapi masih percaya kepada saya," kata Muhammad Ferarri, bek Bhayangkara FC.

Pemain berumur 23 tahun itu sebelumnya hanya mencatatkan 13 penampilan pada BRI Super League musim 2025/2026. Ia mengakui bahwa raihan satu poin di kandang sendiri belum sepenuhnya sesuai harapan tim.

"Hasil yang kurang baik memang di laga home. Tapi, setidaknya ini bekal yang baik ke pertandingan selanjutnya," ujar Muhammad Ferarri, bek Bhayangkara FC.

Sementara itu, pelatih Bhayangkara FC, Oscar Bruzon, memberikan apresiasi atas performa penyerang asingnya. Ia menilai Allano Lima, Moussa Sidibe, dan Matias Ocampo berhasil menjalankan strategi permainan dari sisi sayap.

"Ya, memang tercipta banyak crossing, termasuk gol dari Allano. Kami juga melakukan banyak peluang, terlebih dari area tengah. Kami melakukan banyak crossing karena kami memaksimalkan kaki alami atau kaki terkuat pemain. Juga ada Ocampo dan Sidibe yang bermain dengan kaki terkuat mereka di posisi masing-masing," ujar Oscar Bruzon, pelatih Bhayangkara FC.

Bruzon menambahkan bahwa variasi serangan dari area tengah dan samping merupakan bagian dari taktik yang dirancang timnya. Ia menegaskan para pemain telah mengaplikasikan skema yang telah disiapkan.

"Tentu juga, Allano bermain di tengah dengan sangat baik. Banyaknya crossing yang tercipta salah satu bagian dari plan atau strategi kami. Kami juga tidak hanya melakukan peluang-peluang dari crossing. Dari lini tengah pun kami melakukan banyak peluang," kata Oscar Bruzon, pelatih Bhayangkara FC.

Juru taktik asal Spanyol tersebut menilai performa tim secara keseluruhan sudah memuaskan dari segi penerapan taktik di lapangan.

"Saya rasa ini bukan hanya tentang crossing. Yang penting kami sudah memainkan sepak bola yang sesuai dengan kebutuhan tim," kata Oscar Bruzon, pelatih Bhayangkara FC.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed