Bhut Jolokia Cabai Asal India Pemegang Rekor 1 Juta Scoville

Smallest Font
Largest Font

Sensasi pedas ekstrem pada kuliner India tidak lepas dari peran Bhut Jolokia. Varietas yang populer dengan nama Ghost Pepper ini menyimpan tingkat kepedasan yang melampaui jenis cabai pada umumnya. Bhut Jolokia berasal dari kawasan India Timur Laut.

Cabai ini memiliki kaitan erat dengan tradisi memasak masyarakat di wilayah Assam serta Nagaland, dilansir dari Detik Food. Dunia kuliner sempat diguncang oleh Bhut Jolokia pada tahun 2007. Guinness World Records secara resmi menobatkan varietas berukuran kecil dan berkerut ini sebagai cabai paling pedas di bumi.

Pengujian laboratorium yang dipimpin Paul Bosland dari Chile Pepper Institute, New Mexico State University, menunjukkan tingkat kepedasan Bhut Jolokia mencapai 1.001.304 Scoville Heat Units (SHU).

Dua laboratorium independen memverifikasi hasil pengukuran tersebut hingga mendapatkan pengakuan global. Walau posisinya kini tergeser oleh varietas baru, Bhut Jolokia mencatatkan sejarah penting bagi komoditas pangan India.

Tingkat Kepedasan Mencapai 1 Juta SHU

Tingkat kepedasan Bhut Jolokia tergolong sangat ekstrem jika disandingkan dengan cabai jalapeno yang hanya memiliki kekuatan beberapa ribu SHU. Kandungan capsaicin yang tinggi menjadi pemicu timbulnya rasa terbakar yang sangat kuat saat dikonsumsi.

Masyarakat tidak membutuhkan banyak buah cabai untuk menghasilkan rasa pedas membakar dalam satu porsi masakan. Penggunaan dalam porsi sangat sedikit sudah mampu dominan pada hidangan.

Warisan Kuliner India Timur Laut

Pemerintah India melalui National Portal of India mencatat Naga King Chilli atau Bhut Jolokia mendapatkan pengakuan Geographical Indication (GI) dari distrik Peren, Nagaland. Status hukum ini menegaskan identitas cabai sebagai produk khas kawasan setempat.

Penduduk lokal tidak cuma memanfaatkan Bhut Jolokia sebagai bahan tantangan makan pedas. Cabai ini diolah menjadi bahan baku chutney, racikan acar, pasta bumbu, hingga masakan daging.

Asal-usul Nama Ghost Pepper

Sebutan Ghost Pepper muncul dari penerjemahan kata 'bhut' dalam bahasa Assam yang bermakna hantu. Julukan tersebut kian populer di tingkat internasional seiring tingginya popularitas rasa pedas yang ditawarkan.

Karakter rasa yang unik serta tingkat kepedasan luar biasa membuat permintaan ekspor Bhut Jolokia terus mengalir ke berbagai negara hingga saat ini.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed