Bolivar Tantang Independiente Rivadavia di Santa Cruz
Klub asal Bolivia, Bolivar, memperebutkan tiket babak 16 besar Copa Libertadores melawan Independiente Rivadavia pada pertandingan terakhir Grup C di Stadion Ramon Tahuichi Aguilera, Santa Cruz, pada Rabu, 27 Mei 2026 pukul 20.30 waktu setempat.
Pertandingan krusial ini terpaksa dipindahkan dari Stadion Hernando Siles di La Paz ke Santa Cruz akibat konflik sosial yang sedang terjadi di ibu kota Bolivia tersebut. Pemindahan lokasi ini membuat Bolivar kehilangan keuntungan bermain di tempat tinggi, mengingat Santa Cruz hanya berada di ketinggian 400 meter di atas permukaan laut.
Laga ini juga menandai debut pelatih baru asal Kolombia, Alejandro Restrepo, yang mengambil alih kemudi Bolivar setelah sebelumnya ditangani oleh pelatih interim Vladimir Soria. Bolivar saat ini berada di peringkat kedua Grup C dengan mengemas 5 poin, jumlah yang sama dengan Fluminense di posisi ketiga namun unggul selisih gol.
Penjaga gawang Bolivar, Carlos Lampe, mengakui bahwa timnya biasanya tampil sangat kuat ketika bermain di dataran tinggi La Paz. Kendati demikian, ia menegaskan kesiapan timnya untuk menghadapi situasi baru ini demi mengamankan poin penuh.
"fuerte" ujar Carlos Lampe, Penjaga Gawang Bolivar.
Pihak manajemen memastikan seluruh skuad utama Bolivar dalam kondisi siap tempur tanpa ada kendala cedera maupun sanksi akumulasi kartu. Carlos Lampe diprediksi mengawal gawang sejak awal, didukung oleh kapten Leonel Justiniano, Robson Matheus, Patricio Rodriguez, dan penyerang Dorny Romero.
Di kubu lawan, Independiente Rivadavia datang dengan status pemimpin klasemen Grup C setelah mengoleksi 13 poin dari lima pertandingan. Tim asuhan Alfredo Berti tersebut membidik hasil positif guna menjaga rekor tidak terkalahkan sekaligus mengamankan status sebagai juara grup terbaik di fase awal ini.
Klub asal Argentina tersebut dipastikan tampil tanpa diperkuat oleh penyerang andalannya sekaligus pencetak gol terbanyak kompetisi, Alex Arce. Pemain asal Paraguay yang telah mengoleksi 8 gol tersebut harus absen karena memenuhi panggilan tim nasional untuk melakoni sejumlah laga uji coba.
Pertandingan penutup fase grup ini akan dipimpin oleh wasit asal Ekuador, Guillermo Guerrero. Dirinya akan dibantu oleh rekan senegaranya, Gabriel Gonzalez, yang bertugas mengoperasikan sistem video alat bantu wasit (VAR).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow