BTN Raih Anugerah Ekonomi Hijau Atas Program Rumah Layak Huni
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menerima penghargaan Anugerah Ekonomi Hijau di Menara Bank Mega, Jakarta, pada Kamis (3/9/2026). Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program bantuan rumah layak huni. Apresiasi tersebut diterima secara langsung oleh Head of Community Development Department BTN, Ary Ishandi.
Sebagaimana dilansir dari Detikcom, perseroan mencatat telah membangun dan merenovasi sebanyak 477 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di berbagai wilayah Indonesia sejak 2022 hingga Agustus 2026. Pencapaian tersebut direalisasikan melalui sejumlah program unggulan, termasuk pembangunan RTLH, hunian sementara (Huntara), Rumah Inti Tumbuh Tahan Gempa (RITTA), serta renovasi rumah bagi korban bencana dan veteran. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini dirancang untuk mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, BTN menjalin kolaborasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sejak tahun 2025 hingga 2026. Kerja sama ini berhasil memperbaiki 35 unit RTLH untuk keluarga prasejahtera yang tersebar di wilayah Lebak, Cianjur, Sukabumi, dan Purworejo.
Selain itu, BTN bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk membiayai pembangunan 14 unit rumah layak huni bagi masyarakat prasejahtera yang belum terjangkau layanan perbankan. Perseroan juga terlibat dalam berbagai kegiatan rehabilitasi rumah di daerah lain. Beberapa proyek penataan pemukiman yang telah diselesaikan meliputi peningkatan kualitas 100 unit RTLH di Mojosongo, Surakarta pada 2022, perbaikan 10 unit rumah di Tapanuli Tengah pada 2024, serta renovasi 4 unit rumah di Parapat, Sumatera Utara saat perayaan Natal Bersama BUMN 2025.
BTN turut mendukung aksi sosial bersama Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) ke-53 dengan membedah 10 unit RTLH. Pada sektor penanggulangan bencana, BTN membantu pembangunan Huntara di Aceh Tamiang serta renovasi pemukiman warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui konsorsium Danantara dan BUMN Peduli, bank BUMN ini mengerahkan fasilitas pemulihan pascabencana dengan mendirikan sekitar 141 unit Huntara dan merenovasi 20 rumah terdampak gempa di NTT. BTN juga bergandengan tangan dengan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan serta Kementerian PKP guna menyediakan hunian aman bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow