Bulan Purnama Buck Moon Menerangi Langit Australia dan Eropa

Smallest Font
Largest Font

Bulan purnama Juli yang dikenal sebagai Buck Moon muncul dan menerangi langit di Australia dan beberapa wilayah Eropa pada akhir Juli 2026.

Buck Moon mencapai puncak iluminasi pada sekitar pukul 00:35 AEST tanggal 30 Juli di New South Wales, Australia, namun terlihat penuh sejak malam sebelum dan sesudah puncak itu.

Nama Buck Moon berasal dari tradisi penduduk asli Amerika Utara, yang menandai waktu ketika rusa jantan mulai tumbuh tanduk baru. Meskipun musim ini tidak bertepatan dengan musim dingin di Australia, nama ini tetap digunakan secara internasional.

Pengamat di Australia bagian selatan seperti New South Wales, Victoria, dan Tasmania dapat mulai mengamati bulan terbit sekitar pukul 16:45 AEST pada 29 Juli.

Astrofisikawan Rebecca Davies dari Swinburne University of Technology mengatakan, "Hal hebat tentang bulan adalah mudah dilihat dari mana saja," dan menambahkan bahwa bulan biasanya terlihat paling dramatis saat baru terbit di ufuk timur.

Di Eropa, bulan purnama ini juga terlihat jelas di langit Devon dan Cornwall, Inggris, dengan puncak pada pukul 15:36 BST tanggal 29 Juli. Royal Observatory Greenwich menyebut bulan ini juga sebagai Thunder Moon karena sering terjadi badai musim panas, serta Hay Moon terkait panen jerami Juli.

Menurut prakiraan cuaca, langit cerah setelah gelap memungkinkan masyarakat untuk melihat fenomena ini dengan baik.

Di Yordania, Bulan Purnama Buck Moon mencapai puncak pada pukul 17:34 waktu setempat tanggal 29 Juli, dengan jarak sekitar 402.000 kilometer dari Bumi, dan posisinya di rasi bintang Capricornus, menurut Jordanian Astronomical Society.

Presiden asosiasi tersebut, Ammar Sakaji, mengatakan, "Bulan purnama memberikan kesempatan ideal bagi para astronom amatir dan astrofotografer, terutama saat bulan terbit dan terbenam." Namun, ia juga menyebutkan bahwa cahaya bulan yang kuat dapat mengurangi kemampuan melihat objek jauh seperti galaksi dan nebula.

Buck Moon juga memiliki makna astrologi, terkait dengan zodiak Aquarius, yang dianggap melambangkan kemerdekaan dan pertumbuhan pribadi, meski interpretasi ini berasal dari astrologi dan bukan ilmu astronomi.

Setelah Buck Moon, bulan purnama berikutnya adalah Sturgeon Moon yang diperkirakan mencapai puncak iluminasi pada 28 Agustus 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed