Changan Optimistis Hadapi Persaingan Mobil Listrik Mungil di Indonesia
Persaingan pasar mobil listrik mungil di Indonesia kian memanas setelah Wuling Aira ev resmi mengaspal dalam ajang GIIAS 2026. Kehadiran model baru tersebut menjadi pesaing langsung bagi Changan Lumin yang berada di segmen serupa, sebagaimana dilansir dari Detik Oto.
Produsen otomotif Changan Indonesia menyatakan kesiapannya untuk bersaing di pasar domestik meski kompetitor menawarkan harga yang lebih murah. Perusahaan menilai keputusan konsumen dalam membeli kendaraan tidak hanya bergantung pada faktor harga semata.
Head of Marketing Changan Indonesia Ridjal Mulyadi menegaskan kesiapan strategi produknya dalam merespons dinamika pasar tersebut.
"Ya tentunya orang beli mobil kan nggak cuma lihat harga ya. Pasti juga lihat bentuk, lihat fitur, lihat juga kenyamanan dan sebagainya," ungkap Ridjal saat diwawancarai wartawan di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Meskipun terdapat selisih harga yang cukup signifikan dari pendatang baru, pihak Changan meyakini produknya memiliki daya tarik tersendiri bagi calon pembeli.
"Jadi kita tetap optimis bahwa kita punya produk yang kita bisa diterima oleh masyarakat," tambah dia.
Secara pemetaan harga, Wuling Aira ev dipasarkan mulai dari Rp 155 juta untuk varian Short Range dan Rp 175 juta untuk tipe Long Range. Sementara itu, Changan Lumin dijual dengan banderol Rp 222 juta, sehingga terdapat selisih harga berkisar antara Rp 47 juta hingga Rp 67 juta.
Dari aspek performa teknis, Changan Lumin memiliki jarak tempuh hingga 301 km (NEDC), setara dengan kemampuan jangkauan Wuling Aira ev Long Range sejauh 301 km (CLTC). Kedua unit juga dibekali kemampuan pengisian daya cepat dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu 35 menit, meski motor listrik Changan Lumin mencatatkan tenaga 35 kW dibanding Wuling Aira ev yang berkekuatan 30 kW.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow