Charles Leclerc Menangi Balapan Formula 1 Grand Prix Inggris 2026

Smallest Font
Largest Font

Pebalap Ferrari Charles Leclerc berhasil memenangi balapan Formula 1 Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone pada Minggu, 5 Juli 2026, setelah memanfaatkan masalah teknis yang dialami Kimi Antonelli dan penalti waktu Lewis Hamilton. Kimi Antonelli memulai balapan dari posisi terdepan didampingi Charles Leclerc, sementara baris kedua diisi oleh duo pebalap tuan rumah, Lewis Hamilton dan George Russell, di depan rekor penonton yang mencapai hampir 180.000 orang. Sebelum balapan dimulai, Lewis Hamilton sempat mengkhawatirkan kecepatan mobil Mercedes milik rekan setimnya yang dinilai jauh lebih cepat setelah kalah dalam sesi sprint hari Sabtu.

"I'm not trying to be negative but the Mercedes is flat-out quicker," kata Lewis Hamilton, pebalap Ferrari.

Hamilton menegaskan bahwa jika dirinya tidak mampu melewati Antonelli pada putaran pertama, pebalap muda tersebut akan langsung menjauh di depan. "If we are not able to get him on the first lap, he will just disappear into the distance," ujar Lewis Hamilton, pebalap Ferrari.

Hamilton mengenang kembali performa mobilnya yang terus membaik pada hari Jumat, namun ia mulai merasakan kendala saat pengereman pada hari Sabtu. "Yesterday the car was so well balanced and was just getting quicker and quicker," kata Lewis Hamilton, pebalap Ferrari.

Ia menambahkan bahwa mobilnya sering mengalami slip atau terkunci pada roda depan sehingga menyulitkan pengendalian. "Today I was struggling under braking, the car was snapping or locking and it just wasn't underneath me the same," ujar Lewis Hamilton, pebalap Ferrari. Hamilton menyadari bahwa situasi tersebut tidak akan berubah banyak dan Antonelli akan langsung memimpin jika berhasil melakukan start dengan bersih.

"Nothing will change between today and tomorrow. If he gets a clean run, he'll be gone," kata Lewis Hamilton, pebalap Ferrari.

Di sisi lain, Kimi Antonelli merasa sangat gembira bisa meraih posisi terdepan pertamanya dalam tiga balapan terakhir, terutama di hadapan dukungan penonton Silverstone yang luar biasa. "This weekend is probably one of the most special along with Monza, because the crowd is amazing," kata Kimi Antonelli, pebalap Mercedes. Ia juga memuji atmosfer luar biasa dari para penggemar, khususnya dukungan besar yang diberikan kepada sang legenda lokal, Lewis Hamilton.

"It's incredible to see how much support there is for everyone. Of course, for Lewis in particular, but he's the legend here, especially around Silverstone," ujar Kimi Antonelli, pebalap Mercedes.

Antonelli mengungkapkan bahwa energi positif dari penonton yang rela mengantre lama demi foto atau tanda tangan membuat akhir pekan balapan menjadi sangat istimewa. "But the crowd just gives you such a positive energy and to see people just waiting such a long time just to see you and to even maybe get an autograph or a picture, it's just incredible. It's such a positive energy that just makes the weekend so special as well," kata Kimi Antonelli, pebalap Mercedes.

Pebalap asal Italia tersebut juga takjub dengan total jumlah penonton yang hadir sepanjang akhir pekan balapan. "Also, it's crazy that more than half a million people are coming this weekend," ujar Kimi Antonelli, pebalap Mercedes.

Sementara itu, McLaren mengalami kesulitan besar sepanjang akhir pekan karena masalah efisiensi mobil, kekurangan downforce, serta terlalu banyak drag di sirkuit cepat seperti Silverstone. "We are just slow in the straight, slow in every corner, the car is not very efficient, we lack downforce and we have too much drag," kata Lando Norris, pebalap McLaren. Norris mengonfirmasi bahwa timnya sedang berada dalam situasi yang sulit akibat kelemahan kendaraan mereka di berbagai sektor trek.

"We are in a bit of a pickle. It's also a track that highlights both of them. This is a track where you need to be efficient," ujar Lando Norris, pebalap McLaren.

Ia menjelaskan bahwa karakteristik Silverstone sangat mengandalkan efisiensi mobil, sedangkan McLaren kehilangan banyak waktu di lintasan lurus maupun tikungan cepat. "There are so many places where you rely on drag because you don't have straight-line mode in certain places and this is where we lose a lot and also in every straight -there is a lot straights here - and also high speed, we are not very good in high speed, and we lose a lot in that and slow speed," kata Lando Norris, pebalap McLaren. Pebalap asal Inggris tersebut mengakui secara jeli bahwa hasil ini menunjukkan peta kekuatan mobil yang sesungguhnya di grid saat ini.

"This shows who has a good car and who hasn't and it's clear that we don't," ujar Lando Norris, pebalap McLaren.

Ia menegaskan tidak ada alasan lain yang perlu dicari atas performa buruk timnya tersebut. "There's no excuses. The car is not good enough and we know that," kata Lando Norris, pebalap McLaren.

Prinsipal Tim McLaren Andrea Stella menambahkan bahwa peningkatan komponen mobil baru akan terlihat pada dua balapan mendatang di Grand Prix Hungaria. "As of Hungary, we will start to see a bit of an acceleration in our competitiveness," kata Andrea Stella, Prinsipal Tim McLaren.

Stella mengungkapkan bahwa keterlambatan pengembangan ini dipengaruhi oleh fokus tim yang terpecah saat mempertahankan keunggulan kejuaraan pada musim lalu. "At the same time, during the development, we adopted some directions from a conceptual point of view, that as we learn more about the 2026 regulation, we are redirecting," ujar Andrea Stella, Prinsipal Tim McLaren. Ia menerangkan bahwa penyesuaian konsep aerodinamika membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua bulan untuk menyatu sepenuhnya.

"And this, like everything, especially from an aerodynamic point of view, is not something that you can get to converge in the space of a week. It normally takes one or two months. This couple of months is the delay that we have at the," kata Andrea Stella, Prinsipal Tim McLaren.

Saat balapan berjalan, Hamilton langsung menerima penalti waktu lima detik karena melakukan jump start sebelum lampu padam. "Jeez, mate, I've got so much understeer it's crazy," kata Lewis Hamilton, pebalap Ferrari. Hamilton kemudian masuk ke dalam pit pada putaran ke-24 untuk menjalankan hukuman penalti tersebut meski sempat merasa ban mobilnya masih dalam kondisi baik.

"Don't let people undercut me," kata Kimi Antonelli, pebalap Mercedes.

Antonelli yang sempat memimpin jalannya balapan setelah Leclerc masuk pit, terus mendesak timnya agar tidak membiarkan pebalap lain menyalip lewat strategi pit. "Let's go" ujar tim Mercedes kepada Kimi Antonelli.

Hamilton dan Russell kemudian terlibat duel sengit saling menyalip di tikungan Brooklands dan Copse untuk memperebutkan posisi di depan Max Verstappen. "be patient, you are doing well" kata tim Mercedes kepada Lewis Hamilton.

Persaingan internal Mercedes tersebut dimanfaatkan oleh Verstappen untuk terus melaju kencang di posisi depan sebelum Russell mengalami kebocoran ban perlahan. "The car is not turning," kata Kimi Antonelli, pebalap Mercedes. Saat mencoba mengejar Leclerc, Antonelli terpaksa masuk pit karena mengalami kerusakan pelindung roda kiri depan akibat menghantam pembatas jalan di tikungan Copse.

"It's something fundamental," ujar Kimi Antonelli, pebalap Mercedes.

Perbaikan di dalam pit lane berlangsung lambat karena kemudi mobil tidak berfungsi dengan baik dan sayap depan harus diganti. "It's something deeper, the wheel is in the air," kata Kimi Antonelli, pebalap Mercedes. Antonelli kembali melorot ke posisi kesepuluh dan harus menerima penalti tambahan karena melanggar batas lintasan sebanyak lima kali.

"We'll box the car," ujar tim Mercedes kepada Kimi Antonelli.

Tim Mercedes akhirnya memutuskan untuk menarik mundur mobil Antonelli dari balapan karena kerusakan yang terlalu parah. "I'm just going to go for it," kata Kimi Antonelli, pebalap Mercedes.

Di sisa balapan, Leclerc memimpin dengan aman di depan Hamilton, sementara Hulkenberg mengalami mogok dan memicu bendera kuning. "We are not in a very good place," kata Charles Leclerc, pebalap Ferrari.

Leclerc sempat mengeluhkan situasi mobilnya sebelum Verstappen mengalami kecelakaan parah di putaran ke-48 yang memaksa keluarnya Safety Car. "What's the plan?" ujar Charles Leclerc, pebalap Ferrari. Balapan akhirnya berakhir di bawah kawalan Safety Car dengan Charles Leclerc keluar sebagai pemenang diikuti oleh Lewis Hamilton di posisi kedua.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed