Fernando Alonso Kritik Mobil F1 2026 di Sirkuit Madring Spanyol
Fernando Alonso menilai Formula 1 tidak bisa terus berjalan dengan cara seperti sekarang setelah kecewa melihat performa mobil generasi 2026 di sirkuit baru Madring, Markas Grand Prix Spanyol.
Alonso menyayangkan ketergantungan mobil pada pengelolaan baterai yang membuat kecepatan tidak mencerminkan keberanian atau kemampuan pebalap di beberapa tikungan sulit, khususnya di Tikungan 12 "La Monumental".
"Sangat disayangkan, dengan generasi mobil ini, datang ke sirkuit yang menantang seperti ini, tapi mobil lebih diatur oleh baterai," kata Alonso, dua kali juara dunia, dilansir dari Motorsport.com.
Alonso menambahkan bahwa dalam keadaan ideal, pebalap yang lebih berani harusnya bisa lebih cepat, bukan hanya bergantung pada seberapa banyak baterai yang tersisa.
Formula 1 memang sedang berupaya mengurangi ketergantungan energi elektrik dengan rencana pembagian tenaga 60-40 antara mesin pembakaran dan listrik, terutama perubahan besar pada 2027.
Alonso juga berharap mesin V8 bisa kembali lebih cepat dari rencana awal 2031. Ia mengaku sudah berdiskusi dengan Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem dan bos F1 Stefano Domenicali untuk mencari solusi agar Honda, pemasok mesin Aston Martin, bisa mengejar ketertinggalan performa.
"Saya berbicara dengan mereka secara rutin karena Formula 1 tidak bisa terus seperti ini," ujar Alonso.
Di sisi lain, Alonso menghadapi tantangan di sesi latihan bebas kedua Grand Prix Spanyol karena masalah kopling mobil Aston Martin yang menghambat jumlah putarannya, membuatnya tertinggal dari jadwal dan hanya mampu menempati posisi ke-17 tercepat.
Alonso memprediksi sulit untuk menyalip di sirkuit Madring yang memiliki 22 tikungan dan dinding pembatas yang sangat dekat, sehingga posisi start menjadi sangat penting.
"Untuk kami, hampir tidak mungkin dengan defisit kecepatan di lintasan lurus, jadi kualifikasi akan sangat penting," kata Alonso, yang optimistis meski hasil kualifikasi kurang maksimal, masih ada peluang di balapan asalkan strategi sempurna.
Mike Krack, bos tim Aston Martin, menyatakan optimisme mereka setelah kemajuan positif di Grand Prix Monza pekan sebelumnya. Meski performa mesin Honda masih menjadi kendala, Krack percaya peningkatan di aspek drivability memberikan kepercayaan diri untuk menghadapi sirkuit menantang seperti Madring.
"Kami senang dengan langkah maju yang kami buat di Monza," ujar Krack, menegaskan bahwa kombinasi mesin dan sasis harus terus diperbaiki untuk meningkatkan performa balap.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow