Charles Leclerc Menangi Balapan F1 GP Inggris 2026 di Silverstone

Smallest Font
Largest Font

Pembalap Ferrari Charles Leclerc berhasil memenangi balapan Formula 1 Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone pada Minggu, 5 Juli 2026, setelah mengungguli George Russell dan Lewis Hamilton dalam balapan yang berakhir di bawah kawalan safety car.

Kemenangan ini diraih Leclerc setelah pole-sitter Kimi Antonelli mengalami masalah sayap depan dan penalti batas lintasan, sementara Max Verstappen gagal finis akibat menabrak pembatas di tikungan Stowe.

Balapan sempat diwarnai periode Virtual Safety Car akibat mobil Nico Hulkenberg yang mogok, disusul insiden kecelakaan tunggal Verstappen yang memicu keluarnya safety car penuh di fase akhir perlombaan.

Sebelum balapan dimulai, persaingan sengit sudah terjadi sejak sesi kualifikasi pada Sabtu, 4 Juli 2026, ketika Kimi Antonelli merebut pole position kelimanya musim ini dengan catatan waktu 1 menit 28,111 detik.

Hasil Kualifikasi F1 GP Inggris 2026
Pos.DriverTime
1Kimi AntonelliANT1:28.111
2Charles LeclercLEC1:28.286
3Lewis HamiltonHAM1:28.458
4George RussellRUS1:28.481
5Isack HadjarHAD1:28.746

Setelah memenangi sesi kualifikasi yang penuh tiupan angin kencang tersebut, pembalap muda Mercedes Kimi Antonelli sempat mengungkapkan kecemasannya.

"I can try to keep going." kata Kimi Antonelli, Pembalap Mercedes.

Tim mekanik Mercedes kemudian mendeteksi adanya kerusakan pada pelindung roda sebelah kiri setelah ia melindas kerb di Copse.

"We think it is just the wheel shield, left-hand side." ujar Race engineer, Teknisi Mercedes.

Antonelli merasakan kendala besar pada kendalinya sehingga mobil sulit dikendalikan untuk menikung.

"The car is not turning." kata Kimi Antonelli, Pembalap Mercedes.

Pihak kru tim meminta Antonelli untuk bersiap melakukan pit stop darurat guna memeriksa kerusakan.

"Ok, standby." kata Race engineer, Teknisi Mercedes.

Pembalap Italia tersebut melaporkan adanya komponen logam yang mengganggu jalannya mobil.

"There's something from the metal, mate." kata Kimi Antonelli, Pembalap Mercedes.

Kru balap akhirnya memutuskan untuk menarik mobil tersebut ke pit stop guna melakukan perbaikan singkat.

"Copy, we'll box the car, we'll retire it." ujar Race engineer, Teknisi Mercedes.

Namun Antonelli bersikeras untuk mencoba bertahan setidaknya satu putaran lagi di lintasan.

"I can try at least one more." kata Kimi Antonelli, Pembalap Mercedes.

Tim akhirnya menginstruksikan Antonelli masuk pit untuk melepas komponen pelindung roda yang rusak agar bisa melanjutkan balapan.

"Box the car, we're going to try and remove the wheel shield and carry on." ujar Race engineer, Teknisi Mercedes.

Sebelum balapan utama hari Minggu, Isack Hadjar sempat mengutarakan optimismenya setelah berhasil mengungguli rekan setimnya di Red Bull.

"We're still missing the pure performance to compete with Mercedes and Ferrari," kata Isack Hadjar, Pembalap Red Bull.

Hadjar berharap bisa membawa pulang poin solid saat bersaing ketat dengan duo pembalap McLaren.

"but Sunday we'll be in the fight with both McLarens and hopefully bring home some solid points." kata Isack Hadjar, Pembalap Red Bull.

Sementara itu, Max Verstappen mengeluhkan performa mobil RB22 miliknya yang terasa sangat lambat di lintasan lurus sejak sesi kualifikasi.

"everything seemed a little bit off" kata Max Verstappen, Pembalap Red Bull.

Ia menambahkan masalah kecepatan tersebut berdampak buruk pada penggunaan daya baterai mobilnya.

"terribly slow on the straight for whatever reason, even compared to the other car." kata Max Verstappen, Pembalap Red Bull.

Verstappen menjelaskan situasi sulit tersebut membuat putaran balapannya menjadi semakin memburuk.

"When you are slow on the straight here, you are more full throttle, you burn more battery and it is just like a spiral and it gets worse and worse to the end of the lap. It's like a double whammy." kata Max Verstappen, Pembalap Red Bull.

Saat balapan berlangsung, penonton memberikan kritik terkait sanksi jump start yang diterima oleh Lewis Hamilton di awal balapan.

"I’m sorry but the false start rules are too harsh. Lewis moved like 1cm and stopped before moving away when the lights went out. He gained zero advantage." kata Edward, Perth.

Kekecewaan juga disampaikan oleh penggemar lain yang menilai penalti lima detik tersebut sangat merugikan.

"A five-second time penalty, what a killer early on." kata Simon, Peterborough.

Meski dinilai kejam, beberapa penonton menyadari bahwa aturan tersebut tidak dapat diganggu gugat.

"Aagghh! That’s a brutal penalty there because Lewis moved slightly before then. Still, that’s the rules. We can’t argue with them." kata Tom, Lincoln.

Seusai sesi kualifikasi hari Sabtu, Antonelli sempat mengakui ketegangannya karena harus menjadi mobil pertama yang turun di lintasan pada run terakhir.

"A bit stressed because I never like going first for the last run!" kata Kimi Antonelli, Pembalap Mercedes.

Ia merasa puas karena mampu menyatukan semua performa terbaiknya di tengah kondisi angin yang tidak menentu.

"The last lap was very tidy. I have to be honest, it came all together. It was very tricky with the wind because it was very gusty and unpredictable." kata Kimi Antonelli, Pembalap Mercedes.

Antonelli menegaskan keberhasilan merebut pole position merupakan hasil kerja keras yang memuaskan seluruh tim.

"But we built our way through qualifying. To bring the pole home is very satisfying." kata Kimi Antonelli, Pembalap Mercedes.

Di sisi lain, Charles Leclerc merasa senang karena bisa mengembalikan feeling terbaiknya di dalam mobil setelah beberapa balapan yang sulit.

"I'm pleased. It's been a few tough races where the feeling was not quite right, where I was struggling to put everything together." kata Charles Leclerc, Pembalap Ferrari.

Leclerc mengungkapkan adanya kerja keras di balik layar dari tim Ferrari demi mengembalikan performa kompetitifnya.

"On the Sundays we've had things that have stopped us scoring points, so to be back with a good feeling, there's been so much work behind the scenes to get back that feeling inside the car." kata Charles Leclerc, Pembalap Ferrari.

Hasil kualifikasi tersebut dinilainya sebagai awal dan langkah yang baik ke arah yang tepat.

"But today is probably the first time where I had it back, so that is a good thing, but at the same time, I know how much I've struggled to be consistent recently, so it's only the beginning but it's a good step in the right direction." kata Charles Leclerc, Pembalap Ferrari.

Rekan setimnya, Lewis Hamilton, mengakui keunggulan kecepatan Mercedes dan berharap strategi tim bisa membantu mereka.

"Charles has been making good improvements and we just didn't have the pace of the Mercedes, which has been a thing for a while. But we are slowly closing the gap and to have both of us up here is great for the team." kata Lewis Hamilton, Pembalap Ferrari.

Hamilton menegaskan komitmennya untuk memberikan performa maksimal bersama Leclerc demi mengalahkan rival mereka.

"Whether or not we can fully keep up with Kimi, we will see but hopefully we can play with the strategy and work as a team to try to topple them. We will do our best for sure." kata Lewis Hamilton, Pembalap Ferrari.

Setelah balapan hari Minggu selesai, Hamilton mengakui kesalahannya melakukan jump start yang berbuah penalti.

"I just didn't have it today, I jumped the start and got a five-second penalty, but Charles had the pace on me," ujar Lewis Hamilton, Pembalap Ferrari.

George Russell yang finis di posisi kedua merasa beruntung dengan momentum safety car setelah sempat mengalami kebocoran ban.

"My first podium here so really pleased to be standing here. I was very unlucky with the puncture but then very lucky with the safety car, it was a shame for the fans to miss the finish but so happy to be on the podium," kata George Russell, Pembalap Mercedes.

Sang pemenang, Charles Leclerc, mengungkapkan rasa bahagianya yang luar biasa atas kemenangan perdananya di GP Inggris.

"It feels incredible, unfortunately the end was not what I perhaps would have dreamt of but the feeling was good," kata Charles Leclerc, Pembalap Ferrari.

Leclerc merayakan momen emosional tersebut melalui radio tim setelah berhasil menyentuh garis finis terdepan.

"Tough times never last. Only tough people last." ujar Charles Leclerc, Pembalap Ferrari.

Ketika insiden kecelakaan melanda mobilnya di tikungan Stowe, Max Verstappen meluapkan kekesalannya melalui radio tim akibat terjebak di area kerikil.

"I'm stuck, mate, f*** this car, unbelievable," kata Max Verstappen, Pembalap Red Bull.

Dilansir dari BBC, peringkat sepuluh besar balapan ini dilengkapi oleh Lando Norris di posisi keempat, diikuti Isack Hadjar, Liam Lawson, Arvid Lindblad, Gabriel Bortoleto, Franco Colapinto, dan Pierre Gasly.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed