Clarissa Tanoesoedibjo Jelaskan Konsep Unik My Chef in Crime di Jakarta

Smallest Font
Largest Font

Clarissa Tanoesoedibjo, CEO V+Short sekaligus Executive Producer series My Chef in Crime, mengungkapkan konsep berbeda dari serial ini yang menggabungkan dunia kuliner dan misteri kriminal. Series ini akan tayang eksklusif di VISION+ mulai 14 Agustus 2026 di Jakarta.

Series My Chef in Crime menghadirkan delapan episode dengan durasi rata-rata 35 menit yang menampilkan perpaduan unsur investigasi, drama keluarga, dan romansa. Setiap episode menonjolkan hidangan tradisional Indonesia sebagai bagian dari penyelidikan kasus pembunuhan yang menjadi inti cerita.

"Yang bikin My Chef in Crime menjadi unik adalah karena kasus dalam series ini diselesaikan lewat kuliner Indonesia," ujar Clarissa saat ditemui di Lippo Mall Nusantara, Semanggi, Jakarta Selatan, pada 5 Agustus 2026. Ia menambahkan bahwa serial ini menampilkan hidangan tradisional yang berbeda-beda setiap episodenya, seperti ikan patin pada episode awal.

Ia berharap serial ini tidak hanya menjadi tontonan menarik, tetapi juga memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara ke panggung global dan dapat menjadi inspirasi adaptasi oleh negara lain.

Dalam cerita, Rama, seorang chef berbakat yang diperankan Roy Sungkono, menjadi tersangka utama kasus kematian rivalnya. Untuk membersihkan namanya, Rama menggunakan keahlian kulinernya sebagai alat investigasi yang unik.

Detektif Vita, yang juga mantan kekasih Rama dan diperankan Sintya Marisca, tertarik dengan metode penyelidikan Rama yang mengandalkan bumbu, teknik memasak, dan penyajian sebagai petunjuk forensik.

Jeremie Tobing, yang berperan sebagai Bayu, menyampaikan tantangan berakting karena karakter Bayu sangat berbeda dengan kepribadiannya yang sebenarnya.

"Bayu ini kebalikan dari sifat asli aku. Karakternya mudah sekali marah dan merahasiakan masa lalunya. Tantangan aku berperan sebagai Bayu adalah mengolah watak dan membuka emosinya," ujar Jeremie Tobing.

Sarah Felicia yang berperan sebagai Anya juga mengungkapkan kesulitannya berperan sebagai karakter yang sangat cerewet, berbanding terbalik dengan dirinya yang introvert di kehidupan nyata.

"Anya ini butuh 200 persen energi setiap saat. Dia selalu teriak-teriak dan asbun, padahal in real life, aku itu introvert. Jujur lumayan capek sih. Tapi justru di situlah tantangan dan keseruannya," kata Sarah Felicia.

Ajeng Fauziiah, pemeran Lisa, menyoroti pentingnya pendampingan acting coach dalam mendalami karakter yang kompleks agar bisa melepaskan kepribadian asli saat berakting.

"Karakter aku sebagai Lisa sedikit kompleks. Jadi aku belajar mendalaminya dengan diskusi sama acting coach Bang Indra Birowo, supaya karakter Ajeng di kehidupan nyata dikesampingkan dulu dan bisa masuk sepenuhnya ke karakter Lisa," ujar Ajeng Fauziiah.

Serial ini juga dibintangi Sarah Sechan dan menghadirkan cerita yang membawa penonton pada konspirasi besar terkait perdagangan manusia, rahasia keluarga, hingga penyelundupan rempah ilegal, yang terungkap lewat petunjuk kuliner.

My Chef in Crime disutradarai oleh Sondang Pratama dan menawarkan perspektif baru di mana dapur menjadi pusat penyelidikan kasus kriminal yang menarik dan berbeda dari series sejenis lainnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed