Como 1907 Bantai RB Leipzig 4-1 pada Laga Perdana Liga Champions
Klub Italia Como 1907 mengamankan kemenangan telak 4-1 atas RB Leipzig pada laga pembuka Liga Champions di Stadio Sinigaglia, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB. Hasil ini diraih berkat penampilan solid seluruh skuad di markas sendiri, sebagaimana dilansir dari Bola.
Keunggulan tim tuan rumah dibuka melalui gol Martin Baturina, sebelum sang pemain memberikan umpan matang yang diselesaikan oleh Tasos Douvikas. Pada babak kedua, dominasi Como berlanjut lewat gol Assane Diao serta Maxi Perrone, sementara Leipzig hanya bisa membalas melalui sepakan keras Andrija Maksimovic.
Gelandang Como 1907, Nico Paz, tampil krusial dengan menyumbangkan dua assist meski tidak mencatatkan namanya di papan skor. Pemain asal Argentina tersebut membeberkan kegembiraannya usai pertandingan bersejarah tersebut.
"Ini malam yang bersejarah. Kami menjalani laga yang luar biasa, kami sangat bersemangat untuk memainkan laga ini dan kami sangat bahagia," ujar Paz kepada Sky Sport Italia.
Ia juga menjelaskan bahwa laga-laga besar seperti inilah yang menjadi alasan utamanya menolak opsi kembali ke Real Madrid dan memilih bertahan di Italia.
"Ini adalah malam-malam seperti inilah yang membuat saya ingin bertahan. Saya tahu di sinilah saya akan berkembang paling banyak dan saya sangat senang dengan keputusan saya. Saya membuat pilihan yang tepat," ujarnya.
Selain membahas keputusannya, pemain berusia 21 tahun itu memberikan apresiasi khusus kepada Baturina yang dinilai sukses membongkar barisan pertahanan tim tamu.
"Baturina adalah pemain yang luar biasa. Dia melihat ruang yang bisa dimanfaatkan untuk menyakiti Leipzig dan dia melakukan pekerjaan yang luar biasa," kata Paz.
Di samping memuji rekannya, Nico Paz tidak menampik bahwa timnya harus bekerja ekstra keras dalam mempertahankan keunggulan pada paruh kedua laga.
"Kami harus lebih banyak bertahan di babak kedua karena unggul 3-1. Saya tidak tahu dari mana mendapatkan energi pada menit-menit akhir untuk memberikan assist, tetapi saya mengerahkan seluruh tenaga."
Performa Paz sempat mendapatkan sorotan dari analis Fabio Capello yang menganggap sang gelandang belum sepenuhnya fit. Paz mengakui dirinya mendapat tekanan ketat sepanjang pertandingan.
"Itu pertandingan yang sulit karena saya selalu dikawal pemain nomor 27 mereka sepanjang pertandingan. Hal itu membuka ruang untuk rekan-rekan setim saya," ujar Paz.
Penjagaan ketat tersebut membuat ruang geraknya terbatas pada awal laga, sebelum akhirnya ia mampu bangkit usai jeda babak pertama.
"Saya tidak mendapatkan bola sebanyak biasanya, tetapi setelah jeda saya mendapatkannya sedikit lebih banyak. Tentu saja, saya selalu bisa melakukan lebih baik."
Kemenangan 4-1 ini menempatkan Como 1907 sebagai satu-satunya wakil Italia yang berhasil mengamankan poin penuh pada pekan pertama kompetisi, di saat Inter Milan dan Napoli menelan kekalahan serta AS Roma ditahan imbang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow