Como 1907 Kalahkan RB Leipzig 4-1 pada Debut Liga Champions
Klub Serie A Italia, Como 1907, mengawali perjalanan bersejarah di Liga Champions 2026-2027 dengan kemenangan 4-1 atas RB Leipzig di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Kamis (10/9/2026). Empat gol I Lariani dicetak oleh Martin Baturina, Anastasios Douvikas, Assane Diao, dan Maximo Perrone.
Hasil manis ini diraih usai kepemilikan klub diambil alih oleh Sent Entertainment Ltd. milik Hartono bersaudara pada April 2019. Mengawali langkah dari Serie D, Como berhasil promosi secara bertahap hingga finis di peringkat ke-4 Serie A 2025-2026 di bawah arahan pelatih Cesc Fabregas.
Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, menyampaikan pandangannya mengenai potensi sepak bola Italia dan jangkauan klubnya saat diwawancarai La Repubblica dilansir Tutto Mercato.
"Basis penggemar lokal [Como 1907] memang terbatas, tetapi basis penggemar yang dapat kami jangkau secara global tidak terbatas," kata Mirwan Suwarso.
Ia menekankan pentingnya aspek pemasaran untuk mengembangkan potensi klub ke tingkat internasional.
"Itu sepenuhnya bergantung pada kemampuan kami untuk berkembang melalui pemasaran, branding, dan komunikasi," ucap Mirwan Suwarso.
Lebih lanjut, Mirwan menilai sepak bola Italia memiliki keunggulan sejarah dan budaya yang membedakannya dari kompetisi Eropa lainnya.
"Kami tidak hanya berbicara tentang sepak bola, tetapi tentang siapa kami sebagai manusia, siapa kami sebagai sebuah tempat. Inilah yang seharusnya menjadi fokus sepak bola Italia," ujar Mirwan Suwarso.
Menurutnya, klub dari kota-kota berkarakter kuat di Italia tetap memiliki daya tarik tersendiri bagi dunia luar.
"Apa yang dimiliki Liga Premier yang tidak kita miliki? Uang. Namun kita memiliki sejarah, seni, makanan, dan gairah. Tim dari kota-kota indah seperti Lecce atau Salerno bisa sangat menarik," tutur Mirwan Suwarso.
Selain itu, Mirwan memberikan apresiasi tinggi atas peran Cesc Fabregas yang dinilainya membawa pengaruh besar bagi tim, sebagaimana dilaporkan RMC Sports dari Movistar.
"Saya pikir Cesc bagi kami sama seperti Johan Cruyff bagi Barca," kata Mirwan Suwarso.
Mirwan menambahkan bahwa Fabregas berhasil menanamkan keyakinan penuh kepada seluruh elemen klub.
"Dia membantu kami sampai di sini, di Liga Champions. Saya pikir hal terpenting tentang dia adalah cara dia mengajari kami untuk percaya pada diri sendiri," ucap Mirwan Suwarso.
Kehadiran Fabregas dinilai telah mengubah mentalitas tim untuk berani memasang target tinggi.
"Cara berpikir dan bermimpi besar. Dia menunjukkan kepada kami bahwa segala sesuatu mungkin terjadi jika Anda bekerja sangat keras," ujar Mirwan Suwarso.
Meski mencetak hasil positif di laga pembuka, Cesc Fabregas menegaskan bahwa fokus tim harus segera beralih ke laga berikutnya di kompetisi domestik, seperti dilansir Sky Sport Italia.
"Saya senang, tapi itu hanya akan berlangsung lima menit, karena dengan begitu kami harus bersiap melawan Parma pada hari Senin, dan kami membutuhkan energi yang sama seperti malam ini," kata Cesc Fabregas.
Ia mengingatkan bahwa pencapaian di kompetisi domestik tetap menjadi prioritas utama demi menjaga keberlanjutan klub di level tertinggi.
"Jelas, saya memahami ini adalah malam bersejarah bagi kota dan klub, ini adalah hadiah yang pantas kami dapatkan atas kerja luar biasa yang kami lakukan musim lalu, namun Serie A tetap menjadi target terpenting," kata Cesc Fabregas.
Fabregas menambahkan bahwa performa di Liga Italia menjadi kunci utama untuk terus tampil di panggung Eropa.
"Bagaimanapun, ini adalah hal yang memungkinkan Anda untuk kembali ke Liga Champions," ucap Cesc Fabregas.
Juru taktik asal Spanyol tersebut juga menilai skuadnya masih terus berkembang seiring ketatnya persaingan yang dihadapi, dilansir dari laman resmi UEFA.
"Dalam beberapa fase kami adalah tim yang sangat muda dan kami masih membangun momentum dari banyak hal. Kami harus terus melangkah karena kami memiliki laga besar lainnya," kata Cesc Fabregas.
Sesuai jadwal fase liga UCL, Como selanjutnya akan berhadapan dengan sejumlah tim kuat Eropa seperti Feyenoord, Manchester United, Lens, AEK Athens, Real Betis, Paris Saint-Germain, dan Barcelona.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow