Damian McCarthy Rilis Film Horor Hokum di Bioskop
Sutradara asal Irlandia, Damian McCarthy, meluncurkan film horor folk terbaru berjudul Hokum yang dibintangi oleh aktor Amerika Serikat Adam Scott. Film ini mengangkat kisah tentang rasa bersalah manusia yang dibalut dengan teror makhluk supranatural di sebuah hotel terpencil di Irlandia.
Hokum menjadi karya ketiga dari McCarthy setelah sebelumnya sukses menggarap film Caveat pada tahun 2020 dan Oddity pada 2024. Dalam produksi film ini, McCarthy kembali bekerja sama dengan editor setianya, Brian Philip Davis, untuk membangun ketegangan penonton melalui teknik pemotongan gambar yang presisi.
Editor film Hokum, Brian Philip Davis, menjelaskan bahwa hubungannya dengan sang sutradara sudah terbangun sejak lama karena mereka memiliki selera dan latar belakang yang mirip.
"Damian and I get on like a house on fire and have done since the day we met. We both are a similar age and grew up in the 80s and 90s watching VHS tapes of all the movies […] so I think he has a trust in me to help get his vision onto the screen." kata Brian Philip Davis.
Davis juga mengungkapkan alasan mengapa kisah teror dari Irlandia memiliki daya tarik yang sangat kuat bagi para penonton internasional karena didukung oleh mitologi lokal yang kuat.
"It’s the birthplace of Halloween, or Samhain, and the birthplace of Bram Stoker. And storytelling is one of our skills – it’s in our DNA. There are probably things we take for granted, like spooky landscapes, offbeat characters and dialogue that plays well internationally." tutur Brian Philip Davis.
Berbeda dengan karya sebelumnya, Davis menilai bahwa film terbaru ini memiliki daya tarik untuk ditonton berulang kali karena kompleksitas karakter utamanya yang bernama Ohm.
"In Oddity we had Darcy, the protagonist who we were rooting for to find out who killed her sister. In Hokum we follow Ohm who at first is actually quite an unlikeable character and, as the film goes on, we realise why he’s that way." jelas Brian Philip Davis.
Selain menyajikan adegan menyeramkan, McCarthy juga memasukkan unsur komedi hitam di dalam film ini melalui interaksi antarkarakter.
"Adam Scott plays this American who comes to Ireland and has to deal with these oddball Irish characters... Damian is always quick to point out to audiences that it’s okay to laugh." ungkap Brian Philip Davis.
Dalam mengeksekusi penyuntingan gambar, Davis lebih memilih untuk menahan sebuah momen sedikit lebih lama demi meningkatkan intensitas ketakutan penonton secara perlahan.
"I like to avoid cutting too tightly, because holding a moment just a fraction longer can often wring far more tension out of a scene than rapid cutting ever could. Letting the audience sit in a space, anticipate what might happen, and engage their imagination is where a lot of the real power of horror lies" pungkas Brian Philip Davis.
Sinopsis film ini berfokus pada tokoh Ohm Bauman, seorang penulis novel sinis yang mengunjungi hotel terisolasi untuk menaburkan abu jenazah orang tuanya. Keadaan berubah mencekam ketika Ohm terjebak di dalam kamar pengantin yang terkunci dan harus menghadapi manifestasi fisik dari rasa bersalah masa kecilnya.
Dilansir dari ulasan Varsity, kekuatan utama dari film Hokum terletak pada bagaimana cerita tersebut merefleksikan ketakutan emosional yang dialami manusia di kehidupan nyata.
"For most of us, true terror lies in the everyday" tulis Varsity.
Media tersebut juga menambahkan bahwa karya terbaru McCarthy ini berhasil memberikan dampak emosional yang lebih mendalam daripada sekadar kejutan instan.
"Hokum is far from the only horror film to surpass the scary" tambah Varsity dalam ulasannya.
Film Hokum saat ini diproyeksikan menjadi salah satu rilisan horor folk yang memperkuat posisi sinema genre asal Irlandia di panggung global bersama sutradara lainnya seperti Lorcan Finnegan dan Lee Cronin.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow