Damkar Ciamis Pelepasliarkan 10 Satwa Liar di Gunung Sawal

Smallest Font
Largest Font

Upaya pelestarian keanekaragaman hayati terus dilakukan di Kabupaten Ciamis. Sepuluh ekor satwa liar yang sebelumnya dievakuasi dari area permukiman warga kini telah dikembalikan ke habitat alaminya di kawasan Blok Awi Lega, Gunung Sawal.

Aksi pemulangan satwa tersebut dilakukan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis yang bekerja sama dengan Bidang KSDA Wilayah III Ciamis, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.

Satwa yang dikembalikan ke alam bebas tersebut terdiri atas lima ekor kukang Jawa, tiga ekor lutung Jawa, satu ekor landak, serta satu ekor kucing congkok.

Petugas Damkar Ciamis memang kerap menerima laporan dari masyarakat terkait keberadaan hewan liar di area pemukiman. Sebagian besar laporan yang masuk didominasi oleh kemunculan ular dan biawak.

Meski demikian, personel di lapangan juga tidak jarang harus mengevakuasi berbagai jenis satwa yang masuk dalam kategori dilindungi undang-undang.

Setiap satwa liar dilindungi yang berhasil diamankan dari pemukiman warga tidak dipelihara oleh petugas Damkar. Satwa-satwa tersebut langsung diserahkan kepada BKSDA Wilayah III Ciamis guna menjalani pemeriksaan medis serta perawatan sebelum dirilis ke alam liar.

Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat menyatakan bahwa keterlibatan personelnya dalam kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi nyata bersama pihak BKSDA dalam mengawal kelestarian satwa.

"Ini bentuk dukungan kami dalam melindungi satwa yang dilepasliarkan. Setelah dievakuasi dari permukiman, tentunya satwa-satwa ini harus dikembalikan ke habitatnya," kata Budi, Selasa (1/9).

Budi memberikan apresiasi tinggi kepada warga masyarakat yang memilih untuk melapor kepada petugas saat melihat keberadaan satwa liar di sekitar pemukiman mereka.

Langkah proaktif warga dinilai sangat efektif untuk mencegah tindakan penangkapan secara mandiri yang berpotensi melukai atau membahayakan keselamatan satwa tersebut.

"Kami mengapresiasi masyarakat yang sigap menghubungi Damkar ketika melihat satwa liar, khususnya yang dilindungi, masuk ke permukiman. Dengan begitu bisa segera dievakuasi dan keberlangsungan hidupnya tetap terjaga," ujarnya.

Proses pendampingan pelepasliaran langsung ke kawasan hutan memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi para personel Damkar Ciamis. Selama ini, tugas harian mereka identik dengan pemadaman kebakaran dan penanganan gangguan ketenteraman masyarakat.

Melalui kemitraan dengan Bidang KSDA Wilayah III Ciamis, para petugas Damkar mendapatkan pemahaman mendalam mengenai SOP penanganan satwa dilindungi, mulai dari teknik evakuasi awal hingga tata cara perlakuan satwa sebelum dikembalikan ke alam bebas.

"Selain membantu melepasliarkan, kami juga bisa mengetahui tata cara penanganan satwa yang dilindungi melalui kerja sama dengan KSDA," kata Budi.

Kegiatan pengembalian satwa ke Gunung Sawal ini menjadi pengingat penting bagi seluruh jajaran Damkar Ciamis bahwa tugas evakuasi tidak berhenti setelah satwa berhasil ditangkap, melainkan harus dipastikan hingga satwa dapat hidup aman di habitat aslinya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed