Seniman Darbotz Gelar Pameran Seni Jalanan di Rusia

Smallest Font
Largest Font

Seniman jalanan asal Indonesia, Darbotz, memamerkan karya grafiti khas miliknya dalam eksibisi Gelombang Monster di Vladivostok, Rusia, dilansir dari Detikcom. Pameran yang dikuratori oleh Yuliya Klimko tersebut menjadi bagian dari proyek khusus Biennale Seni Visual Internasional Vladivostok.

Eksibisi seni dua tahunan yang mengangkat tema Metacenters: A City Without Peripheries ini diselenggarakan oleh ENSO Foundation for Cultural Initiatives. Keterlibatan Darbotz dalam pameran ini memperlihatkan perkembangan seni jalanan dari kawasan pinggiran menuju panggung internasional.

Pihak kuratorial menjelaskan bahwa karakter ikonik ciptaan sang seniman menjadi sarana berekspresi di ruang publik.

"Karakter ciptaannya Darbotz, Cumi Kong, jadi sosok fantastis yang terinspirasi dari bentuk cumi-cumi, muncul di jalanan Jakarta dan menjadi sarana bagi sang seniman," tulis keterangan kuratorial yang diterima Detikcom.

Melalui karya visualnya, Darbotz menggambarkan kota sebagai sebuah organisme kompleks yang hidup dan dipenuhi kontradiksi. Sejak mengawali kariernya, ia konsisten menjaga anonimitas demi menyoroti pesan artistik dibandingkan identitas pribadinya.

"Ini bukan sekadar sikap estetis namun juga etika penting dalam seni jalanan. Karya tersebut harus hadir secara mandiri di tengah kota, menjalin kontak langsung dengan penikmatnya tanpa perantara nama, status, ataupun kerangka penjelasan," tulis tim kurator.

Kehadiran mural Darbotz di Vladivostok membawa pesan mendalam bagi kota pelabuhan yang berhadapan langsung dengan Samudera Pasifik tersebut. Gambar tentakel Cumi Kong dimaknai sebagai analogi dari struktur perkotaan.

Tim kurator menilai pameran mural ini menjadi penanda visual hubungan budaya antara wilayah Timur Jauh Rusia dan kawasan Asia-Pasifik. Awal dari proyek ini berakar dari seri karya Wajah Binatang yang Tangguh buatan tahun 2023 yang berisi 16 karya dan pernah dipamerkan di Yogyakarta serta Jakarta.

Berbeda dari pameran sebelumnya, Darbotz menyajikan karya terbarunya berupa figur berskala besar yang dilukis pada kanvas dan dipotong mengikuti kontur gambar. Langkah ini membawa lukisan monster tersebut keluar dari bingkai konvensional untuk memenuhi ruang galeri.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed