DPR Desak Pemulihan Cepat Pasbakebakaran Desa Adat Sade Lombok
Anggota Komisi VIII DPR Nessy Kalviya meminta pemerintah segera melakukan pemulihan secara cepat dan menyeluruh terhadap Desa Adat Sade di Lombok Tengah, NTB, setelah kawasan wisata bersejarah tersebut dilalap si jago merah pada Sabtu (22/8).
Musibah tersebut memusnahkan 167 bangunan di kawasan adat Suku Sasak tersebut, termasuk rumah adat, artshop, serta lumbung. Dampak peristiwa ini dirasakan oleh 120 kepala keluarga atau sekitar 320 warga setempat, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.
Nessy menekankan pentingnya penanganan cepat bagi warga terdampak yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.
"Pemulihan Desa Adat Sade pascakebakaran harus dilakukan secara cepat dan menyeluruh. Bagi masyarakat setempat, dampak kebakaran bukan hanya kehilangan rumah, tetapi juga ruang usaha dan sumber penghidupan keluarga," kata Nessy.
Gelombang bantuan terus berdatangan dari masyarakat luas, baik melalui lembaga maupun perorangan, sejak kawasan wisata tersebut terbakar.
"Yang kita lihat hari ini, kepedulian masyarakat luar biasa. Bantuan datang dari berbagai pihak. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Sade tidak sendiri," ujar Nessy.
Ia mengingatkan agar bantuan darurat segera ditindaklanjuti dengan langkah pemulihan yang terukur demi memastikan kepastian hidup warga.
"Yang kita pulihkan bukan hanya rumah, tetapi kehidupan masyarakatnya. Kalau rumahnya kembali tetapi penghidupannya tidak kembali, pemulihan belum selesai," katanya.
Pembangunan kembali kawasan ini dinilai harus tetap menjaga kelestarian arsitektur tradisional dan kebudayaan lokal Sasak.
"Mitigasi jangan baru diperkuat setelah bencana terjadi. Kita harus membangun masyarakat yang lebih siap dan aman," tutup dia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow