Eksperimen Humanzee Upaya Ilmuwan Ciptakan Hibrida Manusia dan Simpanse
Upaya untuk merancang makhluk hibrida antara manusia dan simpanse pernah dilakukan oleh sejumlah peneliti. Gagasan penciptaan organisme yang dikenal dengan sebutan humanzee ini awalnya dicetuskan oleh ahli biologi asal Rusia. Dilansir dari Detikcom, merujuk pada catatan Ensiklopedia Britannica, peneliti bernama Lya Ivanovich sempat mencoba mengombinasikan air mani kera dalam eksperimennya.
Namun, proyek rekayasa biokimia tersebut berakhir tanpa hasil. Klaim mengenai keberhasilan kelahiran makhluk hibrida justru muncul di wilayah Amerika Serikat. Kelahiran organisme gabungan manusia dan simpanse tersebut dilaporkan terjadi dalam fasilitas riset primata di Orange Park, Florida.
Keterangan tersebut diungkapkan oleh seorang psikolog evolusioner bernama Gordon Gallup. Ia menyebutkan bahwa proyek eksperimen di fasilitas Florida itu berlangsung sekitar dekade 1920-an.
Prosedur eksperimen dilakukan dengan cara memasukkan air mani manusia ke dalam tubuh simpanse betina. Metode tersebut diklaim mampu memicu proses pembuahan hingga terjadi kehamilan pada subjek uji coba. "Kehamilan tersebut tidak hanya terjadi tetapi kehamilan tersebut telah cukup bulan dan menghasilkan kelahiran hidup," kata Gallup.
Meski proses kelahiran berhasil, keberadaan bayi hibrida tersebut memicu perdebatan serius di kalangan internal peneliti. Tim ilmuwan mulai mempertanyakan konsekuensi moral serta dampak etis dari hasil eksperimen tersebut. Berdasarkan laporan IFL Science, kekhawatiran etis tersebut membuat para peneliti mengambil tindakan ekstrem. Makhluk hibrida yang baru lahir itu akhirnya disuntik mati atau di-eutanasia hanya dalam hitungan hari setelah dilahirkan.
Gallup menegaskan bahwa informasi mengenai eksperimen tersebut diperoleh dari kesaksian ilmuwan yang dapat dipercaya. Namun, ia memilih untuk tidak membeberkan identitas narasumber yang memberikan laporan tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow