Elemen Masyarakat Jawa Tengah dan Bekasi Berencana Gelar Aksi di Jakarta
Ratusan warga dari kawasan eks-Karesidenan Kedu, Jawa Tengah, bersama Kelompok Warga Bekasi bersiap mendatangi Jakarta pada Kamis, 27 Agustus 2026. Aksi tersebut bertujuan menyuarakan dukungan sekaligus mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto agar berjalan tepat sasaran.
Gelombang dukungan ini dihimpun oleh Aliansi Masyarakat Pengawal Program Prabowo (AMPERA) yang baru dibentuk di Purworejo, Minggu, 23 Agustus 2026. Aliansi tersebut melibatkan mahasiswa, buruh, petani, peternak, pengemudi ojek daring, hingga pelaku UMKM dari Magelang, Purworejo, Wonosobo, dan Temanggung.
Pengawalan program pemerintah dinilai sebagai langkah nyata agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.
"Kami yang berkumpul malam ini menyatakan dukungan terhadap program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kami juga berkomitmen untuk ikut mengawal pelaksanaannya agar benar-benar berjalan serta manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat," ujar Ketua Ampera R Ahmad Yusuf di Purworejo.
Salah satu fokus perhatian utama dari gabungan elemen masyarakat ini adalah keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Bagi kami, MBG bukan sekadar program pemberian makanan. Program ini membawa perhatian negara semakin dekat kepada anak-anak, pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi," katanya.
Selain memberikan manfaat gizi, skema MBG dinilai menggerakkan roda ekonomi lokal karena melibatkan rantai pasok dari petani, peternak, hingga tenaga dapur.
"Karena itu, AMPERA menyatakan mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis dan akan ikut mengawal pelaksanaannya di tengah masyarakat," tandasnya.
Pihaknya menegaskan bahwa sikap kritis dan evaluasi di lapangan tetap akan disampaikan secara terbuka kepada pemerintah.
"Justru karena kami mendukung, kami merasa mempunyai tanggung jawab untuk ikut mengawal agar setiap persoalan di lapangan dapat dievaluasi dan diperbaiki," ucapnya.
Dukungan tersebut menyatukan berbagai kelompok masyarakat yang memiliki latar belakang pekerjaan berbeda.
"Namun, malam ini kami dipertemukan oleh satu sikap yang sama, yaitu mendukung dan mengawal program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang kami yakini memberikan manfaat bagi masyarakat," jelasnya.
Rencana keberangkatan ke Jakarta dijadikan momentum untuk menyampaikan aspirasi daerah secara langsung.
"Kami juga akan membawa aspirasi yang kami himpun dari masyarakat di berbagai kelompok dan daerah," imbuhnya.
AMPERA memastikan seluruh proses penyampaian pendapat di ibu kota akan dijalankan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
"AMPERA akan menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk berdiskusi, menyampaikan aspirasi, serta ikut mengawal pelaksanaan program pemerintah agar tujuan dan manfaatnya benar-benar sampai kepada rakyat. Seluruh rangkaian kegiatan AMPERA, termasuk rencana penyampaian aspirasi di Jakarta, akan dilaksanakan secara tertib, damai, konstitusional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ungkapnya.
Sementara itu, dukungan paralel juga datang dari Kelompok Warga Bekasi (Kowasi) yang mengonfirmasi keterlibatan mereka dalam agenda di Jakarta pada 27 Agustus 2026.
"Kami berencana hadir di Jakarta pada 27 Agustus. Ini bagian dari sikap kami untuk mendukung program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," kata Ketua Kowasi Imanuddin.
Selain MBG, Kowasi menyoroti program Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan, Kampung Nelayan, hingga perbaikan infrastruktur jalan desa dan jembatan.
"Kami mendukung program yang berpihak kepada rakyat. Tetapi dukungan juga berarti ikut mengawal pelaksanaannya. Kalau ada yang sudah baik, kita dukung. Kalau masih ada yang perlu diperbaiki, kita sampaikan secara konstruktif," ujarnya.
Imanuddin menekankan pentingnya peran aktif warga agar anggaran serta program pembangunan tidak meleset dari sasaran.
"Pembangunan harus dirasakan masyarakat. Karena itu, masyarakat juga perlu mengambil bagian dalam mengawal setiap program agar berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang nyata," ujar Imanuddin.
Kehadiran mereka di Jakarta diharapkan menjadi bentuk partisipasi publik yang damai dan konstruktif.
"Kami ingin hadir sebagai bagian dari masyarakat yang mendukung pembangunan sekaligus ikut mengawalnya demi kepentingan rakyat," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow