Endrick Kembali ke Real Madrid Usai Rampungkan Peminjaman di Lyon
Penyerang tim nasional Brasil Endrick kembali bergabung dengan Real Madrid setelah menyelesaikan masa peminjaman produktif selama enam bulan bersama klub Prancis Lyon demi mengamankan tempat di skuad Piala Dunia 2026.
Pemain berusia 19 tahun tersebut sebelumnya kesulitan mendapatkan menit bermain reguler di lini depan Los Blancos yang dipenuhi pemain bintang sebelum akhirnya dipinjamkan ke Ligue 1. Selama masa peminjaman tersebut, Endrick berhasil mengoleksi lima gol dan tujuh asis dari 16 laga liga domestik menurut data Goal.com, atau delapan gol dan delapan asis dari 21 laga di semua kompetisi berdasarkan catatan Tribal Football.
Saat diwawancarai oleh Men in Blazers di YouTube, Endrick mengungkapkan tantangan berat yang dihadapinya saat memulai karier di Real Madrid serta impian masa kecilnya yang membuatnya tidak ragu menerima tawaran dari klub Spanyol tersebut ketika masih membela Palmeiras.
"In the end, when Real Madrid calls you and makes you an offer, it’s impossible to say no. It’s the best team in the world and where everyone wants to play. When I received the offer at Palmeiras, I didn’t hesitate for a second." kata Endrick, Penyerang Real Madrid.
Pemain yang terikat kontrak di Santiago Bernabeu hingga Juni 2030 ini menambahkan bahwa keberadaan para pemain legendaris asal Brasil serta kekagumannya pada sosok Cristiano Ronaldo turut memperkuat keputusannya.
"My childhood idol was Cristiano Ronaldo. When he signed for Madrid, it made me dream even more about playing there. There have also been so many Brazilians throughout history who played for Real Madrid, and that always made it my dream to wear that shirt." ujar Endrick, Penyerang Real Madrid.
Persaingan ketat di bawah asuhan Carlo Ancelotti membuat musim pertamanya berjalan tidak mudah karena harus bersaing dengan barisan pemain bintang dunia yang menghuni skuad utama El Real.
"The first year is difficult. You arrive at a team with players like Modric, Vinicius and Rodrygo. It’s very hard to play when you have all of them around you, but you also learn so much. Everything I learned there, I was able to put into practice at Lyon, and when I return, I’ll be able to show it there as well." aku Endrick, Penyerang Real Madrid.
Di tengah situasi sulit tersebut, Endrick mendapatkan penopang emosional dari rekan setimnya, Jude Bellingham dan Trent Alexander-Arnold, yang terus memberikan dukungan melalui panggilan telepon rutin meskipun ia menghadapi kendala bahasa.
"Bellingham calls me every day. When I was struggling, he would come over and we would talk. He helped me a lot.
Trent as well. They’re very close and approachable players. I try to learn from them, including English, but it’s impossible to understand them." tutur Endrick, Penyerang Real Madrid.
Keputusan untuk meninggalkan Santiago Bernabeu sementara waktu demi membela Lyon terbukti menjadi titik balik krusial yang sukses mengembalikan ketajaman dan kepercayaan dirinya di lapangan hijau.
"It wasn’t difficult to go to Lyon. In the end, God told me I had to go, and I went. I wasn’t afraid.
It has been one of the best decisions of my life. I needed to play. I’ve been able to score goals, provide assists and play a lot of minutes." jelas Endrick, Penyerang Real Madrid.
Kini fokus sang penyerang beralih sepenuhnya ke turnamen global, di mana ia siap bahu-membahu bersama Neymar untuk membawa Selecao mengakhiri puasa gelar juara dunia mereka.
"Playing in a World Cup is the greatest thing. Being able to represent my country is a dream. The World Cup means so much to people, and it has been a long time since Brazil won it." sebut Endrick, Penyerang Real Madrid.
Endrick juga memuji hubungan baiknya dengan sang manajer serta menilai figur penyerang senior Brasil memiliki karakteristik murni sepak bola negara mereka.
"Neymar has Brazil’s DNA. He is one of the best players in our history. I get along very well with Ancelotti.
He’s a great coach and understands you very well as a person. I know they have a lot of affection for me." pungkas Endrick, Penyerang Real Madrid.
Tim nasional Brasil dijadwalkan akan memulai pertandingan pembuka Grup C Piala Dunia 2026 melawan Maroko di MetLife Stadium pada Sabtu, 13 Juni 2026, sebelum menghadapi Haiti dan Skotlandia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow