Erupsi Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, Ribuan Penumpang Tertahan
Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ditutup hingga Senin (7/9) pukul 00.00 WIB, mengakibatkan ribuan penumpang tidak bisa berangkat atau tiba di bandara tersebut.
Menurut Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan, sebanyak 75.236 penumpang terdampak dan tertahan selama penutupan bandara, baik dari maupun menuju Soekarno-Hatta, dilansir dari Detik Travel.
Syafira, salah satu calon penumpang yang terdampak, awalnya akan terbang ke Denpasar, Bali untuk liburan bersama keluarganya. Namun, penerbangannya pada Minggu (6/9) batal dan ia harus melakukan penjadwalan ulang beberapa kali.
"Agak buang-buang waktu ya, seharusnya kan aku ada agenda lain cuma karena tertahan di bandara ya harus cancel acaranya," ujar Syafira di terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (7/9).
Selain tujuan Bali, ribuan penumpang dengan tujuan seperti Kualanamu, Kendari, Pangkalpinang, dan Padang juga terdampak pembatalan penerbangan ini.
Vera Siallagan, calon penumpang bersama keluarganya yang hendak ke Kualanamu untuk menghadiri pemakaman orang tua, telah tertahan di bandara sejak Minggu pagi (6/9) dan belum bisa berangkat hingga Senin (7/9).
Novita, yang akan melakukan perjalanan ke Kendari, mengatakan bahwa tiketnya akhirnya dilepaskan setelah pengajuan penjadwalan ulang tidak berhasil.
"Saya mengajukan reschedule dan pada akhirnya yang tiket ke Makassar ke Kendari itu terputus. Dan pada akhirnya saya lepaskan itu tiket juga," ujar Novita.
"Kemungkinan besok saya akan ke pelabuhan naik jalur darat," tambahnya.
Informasi di layar keberangkatan terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan seluruh penerbangan pada hari Senin dibatalkan. Bandara ini baru dijadwalkan buka kembali pada Selasa (8/9/2026).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow