EuroLeague Periksa Perselisihan Kontrak Thomas Walkup dan Olympiacos

Smallest Font
Largest Font

Departemen Hukum EuroLeague menyelidiki perselisihan kontrak antara klub Olympiacos dan Thomas Walkup guna memastikan kepatuhan prosedur transfer antar klub basket Eropa. Konflik mencuat setelah Walkup memutus kontraknya secara sepihak demi pindah ke Dubai Basketball.

Permasalahan bermula saat Thomas Walkup mengajukan pemutusan kontrak yang masih berlaku hingga Juni 2027 secara sepihak. Selain meminta pelepasan segera, guard berusia 33 tahun tersebut absen dari pemeriksaan medis dan kebugaran terjadwal pada 20 Agustus 2026, yang memicu tindakan disipliner klub.

Pihak Olympiacos menegaskan tidak berniat melepas Walkup sebelum masa kontraknya habis. Manajemen tim asal Yunani tersebut juga siap mengambil langkah hukum untuk mempertahankan hak-haknya.

"Kami menunggu Walkup pada 20 Agustus untuk pemeriksaan medisnya. Jika tidak, klub berhak mengambil langkah hukum untuk membela hak-haknya," tegas pihak Olympiacos.

Sengketa ini terancam berlanjut ke Pengadilan Arbitrase Basket (BAT) serta Dispute Resolution Chamber milik EuroLeague. Berdasarkan aturan EFA, pemain maupun klub pesaing dilarang bernegosiasi tanpa izin tertulis dari klub pemilik sebelum 60 hari menjelang kontrak berakhir.

Di sisi lain, Dubai Basketball menolak tuduhan pendekatan ilegal yang dilayangkan Olympiacos. Klub asal Timur Tengah itu menyatakan baru menghubungi Olympiacos setelah mengetahui niat sang pemain untuk pergi, serta telah mengajukan tiga penawaran buy-out terpisah.

Sikap keras Walkup untuk hengkang juga memicu tanggapan dari pemilik Panathinaikos, Dimitris Giannakopoulos, yang menyindir dinamika internal sang rival melalui media sosial.

Giannakopoulos mengunggah kembali pernyataan lama Walkup mengenai keharmonisan di Olympiacos.

"Kita semua adalah satu keluarga, semua orang berada di sisiku," ujar Walkup dalam kutipan lamanya.

Pemilik Panathinaikos tersebut menyematkan respons singkat bernada sindiran atas konflik yang terjadi.

"Kamu mengucapkan kata yang terlarang," kata Giannakopoulos.

Dubai Basketball dilaporkan siap menawarkan kontrak bernilai hingga 6 juta Dolar AS selama dua musim kepada Walkup. Hingga kini, proses hukum dan investigasi EuroLeague terkait sengketa transfer tersebut masih terus berjalan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed