Tim Gabungan Evakuasi 153 Penumpang Kapal Virgo yang Hilang Kontak di Laut Jawa
Kapal Motor Virgo Transport 8 hilang kontak di perairan Laut Jawa saat dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin. Hingga Minggu (13/9/2026), tim gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 153 penumpang dari kapal tersebut.
Lokasi terakhir kapal berada sekitar 80 nautical mile atau sekitar 5 jam perjalanan dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin. Evakuasi dilakukan oleh Basarnas dengan dukungan kapal sekitar seperti KM Haida, MT Mauhan, dan TB TCP, menurut detikKalimantan.
Sebelumnya, hingga pukul 12.00 Wita, Basarnas Banjarmasin sudah mengevakuasi 103 orang, termasuk 6 korban meninggal dunia. Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandy memantau proses evakuasi langsung di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, dan seluruh penumpang direncanakan dievakuasi ke Banjarmasin.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Balikpapan mengerahkan Kapal Negara SAR Wisanggeni untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan. Kepala KPP Balikpapan Dody Setiawan Suwondo mengatakan kapal berangkat pukul 14.40 waktu setempat membawa 29 personel dan peralatan lengkap, termasuk perlengkapan penyelaman.
"KN SAR Wisanggeni membawa 29 personel yang terdiri dari 10 petugas penyelamat, 15 awak kapal, serta satu personel dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana," ujar Dody. Kapal ini menempuh jarak sekitar 280 mil laut dari Balikpapan ke lokasi dengan waktu tempuh 15-18 jam.
Kepala Laboratorium Keandalan dan Keselamatan ITS, Dr Eng Dhimas Widhi Handani, mengungkapkan data dari sistem AISITS menunjukkan sinyal terakhir Kapal Virgo tercatat dengan kecepatan 12,9 knots sekitar pukul 22.33 WIB pada Sabtu (12/9) sebelum hilang kontak.
"Terputusnya data dapat terjadi karena kapal keluar dari jangkauan pelaporan AISITS atau perangkat AIS transponder di kapal berhenti mengirimkan data," kata Dhimas. Ia menjelaskan data pergerakan kapal penting untuk investigasi serta pengawasan keamanan maritim nasional.
Kapal tersebut berangkat dari terminal Jamrud Selatan Surabaya pukul 10.00 WIB pada Sabtu (12/9) dengan kecepatan awal 0,3-3,5 knots, meningkat menjadi 12-14 knots setelah memasuki alur pelayaran barat Surabaya dan melaju konstan di sekitar Karang Jamuang pukul 12.00 WIB.
KM Virgo membawa total 243 orang penumpang, kru, dan awak. Dari jumlah ini, 103 orang sudah dievakuasi, 97 selamat, dan 6 meninggal dunia. Sebanyak 140 orang lainnya masih dalam pencarian, dilaporkan CNNIndonesia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow