F1 Singapura Terancam Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan Kalimantan

Smallest Font
Largest Font

Penyelenggaraan ajang Formula 1 di Singapura kini menjadi sorotan akibat dampak kebakaran hutan yang terjadi di Kalimantan, Indonesia. Dilansir dari Detik Sport, asap kebakaran yang menyeberang ke negara tetangga mulai memicu bahasan terkait kelangsungan kejuaraan balap mobil dunia tersebut.

Meskipun balapan F1 Singapura baru dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang, wilayah Singapura sudah mulai merasakan dampak paparan asap. Dampak kebakaran hutan ini juga meluas hingga ke wilayah Malaysia.

Kondisi udara yang memburuk dan cuaca panas membuat Dewan Agama Islam Singapura (MUIS) mengeluarkan imbauan khusus. Pihak otoritas meminta agar pelaksanaan khotbah sholat Jumat dipersingkat demi menjaga kesehatan jamaah.

Dari sektor olahraga, pihak penyelenggara GP Singapura menyatakan telah memulai pembahasan langkah taktis bersama instansi terkait untuk mengantisipasi gangguan akibat cuaca buruk tersebut.

"Rencana itu dirumuskan dan disempurnakan dengan para pemangku kepentingan dan lembaga pemerintah. Jika kabut asap menyebabkan visibilitas, masalah kesehatan masyarakat atau operasional, GP Singapura akan bekerja sama dengan lembaga terkait sebelum membuat keputusan kolektif mengenai acara tersebut," kata juru bicara GP Singapura.

Ancaman gangguan asap terhadap ajang Formula 1 di Singapura bukan pertama kali terjadi. Kejadian serupa pernah melanda wilayah tersebut pada musim balap 2015 dan 2019. Pada dua edisi tersebut, balapan tetap dilanjutkan dengan panitia menyediakan masker bagi para penonton.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed