FC Köln Rombak Skuat Utama Menjelang Laga Melawan Werder Bremen
Pelatih FC Köln René Wagner melakukan empat perubahan dalam susunan pemain utama menjelang pertandingan pekan ketiga Bundesliga melawan Werder Bremen di RheinEnergieSTADION pada Sabtu, 12 September 2026. Wagner memasukkan Ellyes Skhiri, Marius Bülter, Mikey Moore, dan Thijs Dallinga untuk menggantikan Isak Johannesson, Paul Okon-Engstler, Jan Thielmann, serta Ragnar Ache setelah kekalahan 1-4 dari Stuttgart pada laga sebelumnya. Keputusan menurunkan Moore sejak menit awal diambil usai penyerang muda asal Inggris tersebut tampil mengesankan sebagai pemain pengganti pada laga pekan sebelumnya.
"Siapa pun yang bisa menjadi starter di Liga Primer, dia juga bisa menjadi starter untuk kami di Bundesliga," kata Wagner, Pelatih Kepala FC Köln.
Langkah merotasi lini depan juga dipengaruhi oleh kondisi kebugaran Said El Mala yang baru pulih dari sakit selama hampir enam hari. Penyerang sayap tersebut harus mengawali pertandingan dari bangku cadangan. "Bagi Said, ini adalah soal bagaimana dia bisa kembali ke ritme permainan dengan baik," ujar Wagner, Pelatih Kepala FC Köln.
Ia menambahkan bahwa El Mala memiliki peluang untuk memberikan dampak bagi tim saat dimasukkan pada babak kedua. "Kami juga harus melihat apa yang sesuai untuk pertandingan ini, dan saya tidak ingin membeberkan terlalu banyak hal," kata Wagner, Pelatih Kepala FC Köln.
Di sisi lain, Werder Bremen datang dengan kepercayaan diri usai meraih kemenangan 3-1 atas RB Leipzig pada pekan kedua. Kemenangan tersebut diraih meski skuat diposisikan tanpa beberapa pemain kunci yang mengalami cedera. "Saya merasa hari ini memang harus terjadi seperti ini dan saya mencetak gol di depan tribun Ostkurve," kata Niclas Füllkrug, Penyerang Werder Bremen. Ia mengungkapkan bahwa perasaannya saat mencetak gol di markas Bremen jauh lebih emosional dibandingkan di tempat lain.
"Saya rasa para pemain yang berada di lapangan akhir pekan lalu telah melakukan banyak hal untuk mendapatkan kesempatan bermain kembali minggu ini," kata Daniel Thioune, Pelatih Werder Bremen.
Ia menegaskan pentingnya mempertahankan intensitas kerja keras tim meski sadar akan keterbatasan fisik pemain dalam jangka panjang. "Kami tidak akan bisa tampil di atas batas kemampuan fisik setiap akhir pekan," kata Daniel Thioune, Pelatih Werder Bremen. Ia menambahkan bahwa timnya memilih gaya permainan yang lebih mengutamakan daya juang ketimbang memaksakan penguasaan bola tinggi.
"Namun, setidaknya kami bisa menjadikannya sebagai acuan. Kami ingin sedikit lebih seperti Heidenheim, ketimbang mengejar impian menjadi seperti Bayern München," ujar Daniel Thioune, Pelatih Werder Bremen.
Pertemuan ini menjadi duel ke-103 bagi kedua tim di Bundesliga, dengan rekor historis mencatat FC Köln meraih 37 kemenangan dan Werder Bremen mengoleksi 36 kemenangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow