FIFA Tuduh UEFA Lancarkan Kampanye Pencemaran Nama Baik Terhadap Infantino
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menuduh UEFA melancarkan kampanye pencemaran nama baik terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyusul ancaman proses pidana yang diajukan UEFA terkait rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE), sebuah badan hukum baru yang mengelola hak komersial Piala Dunia pria dan wanita. UEFA mengajukan dokumen hukum di Amerika Serikat pada 28 Agustus 2026 yang menuduh Infantino mempromosikan penjualan saham sebesar 20 persen operasi komersial FIFA dengan harga 4,2 miliar dolar AS secara tidak wajar demi keuntungan pribadi. Pengacara UEFA menilai valuasi itu sangat rendah dan bukan hasil dari proses lelang terbuka yang kompetitif, sementara FIFA membantah dan menolak permintaan pengungkapan dokumen tersebut.
Dalam berkas hukum yang diajukan di New York, FIFA menyebut langkah UEFA sebagai kampanye pencemaran nama baik dan menuduh mereka berusaha menghalangi proyek FFE dengan ancaman pemboikotan tim nasional Eropa di turnamen FIFA mendatang.
"Meskipun permintaan-permintaan ini disajikan dalam bentuk dokumen hukum, dengan judul dan nomor berkas, pada kenyataannya itu hanyalah siaran pers yang melanjutkan kampanye fitnah UEFA terhadap FIFA dan kepemimpinannya," ungkap pernyataan FIFA. FIFA juga menuduh UEFA bertindak untuk melindungi posisi dominan sepak bola Eropa dengan mencegah negara-negara kecil memiliki kekuatan finansial yang bisa mengancam dominasi mereka.
"Jika sepak bola di dunia berkembang menguat, persaingan global pun meningkat, yang pada akhirnya mengurangi kekuatan pasar UEFA," kata FIFA dalam berkas tersebut. Selain Infantino, UEFA juga mengajukan permohonan serupa terhadap beberapa mitra FIFA di Amerika Serikat, termasuk Thrive Eternal, Joshua Kushner, dan JP Morgan, yang sebelumnya dijadwalkan bekerja sama dalam proyek FFE.
Joshua Kushner menyatakan bahwa Thrive tidak memahami dinamika politik sepak bola dunia dan jika mengetahui situasi akan berkembang seperti sekarang, mereka tidak akan terlibat. "Uang dalam sepak bola secara historis terkonsentrasi pada sekelompok kecil negara," ujar Kushner, serta menegaskan bahwa ide FFE adalah untuk mendistribusikan investasi secara lebih merata ke seluruh 211 anggota FIFA untuk mengembangkan sepak bola di negara berkembang. Tekanan terhadap Infantino terus meningkat menjelang pencalonannya untuk masa jabatan keempat pada Maret 2027, dengan beberapa konfederasi seperti UEFA, AFC, dan CONCACAF menyerukan pengunduran dirinya.
Namun, ia masih mendapat dukungan dari federasi Afrika dan Amerika Selatan, sementara UEFA berencana mendorong reformasi FIFA dan menuntut peninjauan independen terhadap proposal FFE.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow