Fiorentina Dilibas Frosinone 0-3 di Artemio Franchi
Klub Serie A Fiorentina menelan kekalahan telak 0-3 saat menjamu Frosinone di Stadio Artemio Franchi, Firenze, Sabtu (29/8/2026) pukul 17.30 GMT. Hasil buruk pada laga pekan kedua Serie A musim 2026/2027 ini dipicu oleh koordinasi pertahanan La Viola yang rapuh serta ketidakmampuan lini serang memanfaatkan peluang. Kekalahan dari tim promosi Frosinone memperpanjang tren negatif Fiorentina yang belum meraih poin musim ini.
Pada pekan perdana, Fiorentina kalah dari AS Roma di Stadion Olimpico dengan kebobolan empat gol dan hanya mencatatkan penguasaan bola 39 persen serta 0,28 expected goals. Hasil pertandingan di Firenze diwarnai sorotan terhadap performa kiper Fiorentina, David De Gea, yang tampil lambat merespons tembakan jarak dekat Raimondo pada gol pertama serta gagal mengamankan tiang dekat. Penjaga gawang gaek tersebut juga kurang maksimal mengantisipasi gol kedua Frosinone, meski tidak disalahkan atas gol ketiga.
Kinerja lini pertahanan Fiorentina diwarnai blunder beruntun dari Radu Dragusin dan Marin Pongračić. Di lini tengah, Cher Ndour sering kehilangan posisi dan gagal mengawal Kvernadze yang mengawali gol pembuka tim tamu, sebelum akhirnya digantikan oleh Nicolò Fagioli pada menit ke-61.
Sektor penyerangan Fiorentina juga gagal memecah kebuntuan setelah Albert Guðmundsson membuang peluang dan terjebak offside. Pemain muda Franco Mastantuono sempat mengancam gawang Frosinone, namun eksekusinya membentur tiang gawang. Pelatih Fiorentina, Fabio Grosso, mendapat kritik tajam karena dinilai belum menemukan formula permainan yang solid. Skuad Fiorentina tampil ragu-ragu dan bermain individualistis setelah tertinggal, padahal Grosso telah melakukan perombakan besar dengan menurunkan lima pemain mula baru, termasuk Víctor Valdepeñas, Marin Pongračić, Alex Jimenez, Christ Inao Oulaï, dan Albert Guðmundsson.
Sebaliknya, Frosinone yang melawat ke Firenze usai kalah 0-1 dari Juventus pada laga perdana berhasil mengamankan kemenangan. Pelatih Frosinone Massimiliano Alvini melakukan penyesuaian strategi dengan memasukkan Anthony Oyono dan Patrick Masini sejak menit awal, serta mengandalkan Gabriele Monterisi sebagai kapten tim. Kekalahan telak ini terjadi di tengah momen peringatan 100 tahun berdirinya Fiorentina yang berdiri sejak 29 Agustus 1926. Manajemen klub dan Pemerintah Kota Firenze menggelar empat perayaan centenario, mulai dari konvoi suporter Curva Fiesole di Piazza Santa Maria Novella pada 25 Agustus hingga pencahayaan lampu berwarna ungu di berbagai landmark kota pada 28 dan 29 Agustus.
Landmark yang diterangi lampu ungu meliputi monumen David di Piazzale Michelangelo, Biancone di Piazza della Signoria, Basilica di Santa Croce, Santa Maria Novella, Loggiato degli Innocenti, serta gerbang bersejarah kota. Instalasi huruf V100la juga dipasang di Piazzale Michelangelo, disusul tifo khusus dari suporter Curva Fiesole dan pameran foto di Palazzo Vecchio hingga 13 September 2026. Rangkaian peringatan seabad klub juga mencakup seremoni resmi yang dihadiri Presiden Fiorentina Joseph Commisso di stadion usai laga, serta pertandingan eksibisi Fiorentina Legends melawan Operazione Nostalgia All Star pada 2 September 2026 yang menghadirkan Gabriel Batistuta hingga Roberto Baggio.
Usai laga pekan kedua ini, Frosinone dijadwalkan bertanding melawan Sassuolo pada putaran kedua Coppa Italia hari Rabu mendatang sebelum menjamu Venezia. Sementara itu, Fiorentina bakal mempersiapkan diri untuk menjamu Torino pada laga kandang pekan depan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow