Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno Selesaikan Sydney Marathon 2026
Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno berhasil menyentuh garis finis dalam ajang Sydney Marathon 2026 yang berlangsung pada Senin (31/8), sebagaimana dilansir dari Detik Health. Kedua tokoh tersebut mencatatkan hasil impresif pada ajang marathon internasional tersebut meski telah memasuki usia 50-an tahun. Berdasarkan data hasil lomba, Ganjar menyelesaikan perlombaan dengan raihan waktu 04:59:50.
Sementara itu, Sandiaga berhasil mencatatkan waktu finis lebih cepat yaitu 03:53:58 di ajang Abbott World Marathon Majors tersebut. Kedua tokoh nasional ini tergolong dalam kategori pelari marathon tingkat master atau peserta yang berumur 40 tahun ke atas. Penurunan kapasitas daya tahan tubuh secara alami mulai terjadi pada jenjang usia ini.
Studi ilmiah berjudul "Six-year follow-up of a world record-breaking master marathon runner" mengungkapkan tiga aspek fisiologis utama yang mendukung performa pelari master. Ketiga aspek penting tersebut meliputi VO2 Max, ambang laktat, dan efisiensi lari atau running economy.
VO2 Max mengukur jumlah maksimal oksigen yang diserap tubuh saat beraktivitas berat. Ambang laktat menjadi batas kemunculan rasa lelah pada otot, sedangkan efisiensi lari menentukan tingkat kehematan penggunaan energi serta oksigen saat melaju. Kapasitas fisiologis tersebut dapat dipelihara maupun ditingkatkan melalui rutinitas latihan harian. Keberhasilan menjaga performa ini juga dipengaruhi oleh faktor umur, keturunan, hingga kondisi awal fisik pelari.
Selain faktor fisiologis, kekuatan neuromuskular seperti fleksibilitas dan ketahanan otot memegang peranan vital untuk menaklukkan lintasan Sydney Marathon 2026 yang memiliki variasi elevasi. Hal ini diperkuat oleh publikasi riset tahun 2019 bertajuk "Muscle Strength and Flexibility in Male Marathon Runners: The Role of Age, Running Speed and Anthropometry".
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow