Gempa Magnitudo 7 Guncang Flores, Enam Tewas dan Dua Luka
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi, menyebabkan enam orang meninggal dan dua lainnya mengalami luka-luka, menurut data sementara dari Pemerintah Kabupaten Manggarai.
Dari enam korban meninggal yang teridentifikasi, terdapat nama Stefanus Jedaut dari Karot, Fabian Evita Jas dari Bea Mese, Resny dari Riung Gumbang, pasangan suami istri Manus dan Yul dari Wae Mulu, serta satu korban dari Golo Lanak yang belum diketahui identitasnya.
Satu dari dua korban luka mengalami cedera berat dengan patah kaki, bernama Helmina Linda, yang saat ini sedang mendapat perawatan medis. Korban lainnya mengalami luka ringan.
Pemerintah Kabupaten Manggarai masih melakukan pendataan lanjutan terkait jumlah korban dan kerusakan yang terjadi di sejumlah wilayah terdampak gempa. Proses ini melibatkan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan setempat.
Namun, gangguan pada jaringan komunikasi di beberapa daerah membuat proses pelaporan dan pendataan menjadi terhambat.
"Data korban dan kerusakan masih terus diperbarui, namun kendala jaringan komunikasi membuat informasi dari beberapa daerah belum optimal diterima," ujar perwakilan Pemkab Manggarai.
Pemkab Manggarai mengimbau warga untuk tetap tenang dan menghindari bangunan yang rusak atau retak akibat gempa. Masyarakat juga diminta waspada terhadap potensi gempa susulan yang mungkin terjadi.
"Kami minta warga tidak menyebarkan informasi yang belum pasti terkait korban dan kerusakan. Semua data akan kami update berdasarkan laporan yang sudah dikonfirmasi," ujar Pemkab Manggarai.
Pemkab juga menegaskan bahwa penanganan korban luka dan pemantauan kondisi warga menjadi prioritas utama pascagempa ini.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow