Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT dan NTB Penyebab Kerusakan Bangunan
Rangkaian guncangan gempa bumi berkekuatan hingga magnitudo 7,7 melanda wilayah Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pagi, yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur, pemadaman listrik total di Maumere, serta satu warga meninggal dunia.
Dampak paling parah dilaporkan terjadi di Kabupaten Sikka dan Kota Bima. Di Pelabuhan L.Say Maumere, fasilitas ruang tunggu mengalami kerusakan berat yang merenggut nyawa seorang penumpang kapal bernama Bernadus Muda (66).
Tim SAR gabungan telah mengevakuasi jasad korban ke RSUD Tc Hillers Maumere, di mana ratusan pasien dan tenaga kesehatan terpaksa mengungsi ke halaman luar gedung. Selain kerusakan fisik, akses komunikasi di Kota Maumere terhambat akibat pemadaman listrik serentak pascagempa.
"Pemadaman tidak hanya terjadi di tempat tinggal kami tetapi serentak Kota Maumere dan sekitarnya," ungkap Agustinus Melky, warga lokal yang menyebut kondisi ini menyulitkan warga untuk mengisi daya ponsel.
Sementara itu, guncangan di NTB memicu kerusakan di Kota Bima, termasuk satu rumah warga di Rabangodu Selatan, dinding gudang Bulog Jatiwangi yang roboh hingga menjatuhkan karung beras, serta kerusakan plafon Masjid Hotel Mutmainnah.
"Berdasarkan hasil pendataan awal, terdapat 1 (satu) unit rumah mengalami rusak sedang di wilayah Rabangodu Selatan RT 03 RW 01 akibat guncangan gempa bumi," sebut Kepala Pelaksana BPBD Kota Bima A. Faruk.
Faruk menambahkan bahwa pendataan dan pemantauan di lapangan masih terus dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat bersama relawan untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat.
"Hingga saat laporan ini disusun, pendataan dan pemantauan terhadap dampak gempa masih dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat serta mengidentifikasi kemungkinan adanya kerusakan atau dampak lainnya," katanya.
Kebutuhan dasar yang mendesak di antaranya makanan siap saji, air mineral, selimut, terpal, matras, dan perlengkapan keluarga guna mengantisipasi bagian bangunan yang belum aman.
"Pemenuhan kebutuhan logistik akan disesuaikan dengan hasil asesmen dan perkembangan kondisi warga terdampak di lapangan," ujarnya.
BMKG dan USGS turut mencatat adanya gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,0 di wilayah utara Ende pada pukul 06.17 WIB dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa susulan ini dipastikan tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat diimbau tetap waspada.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow