Gempa Magnitudo 7,2 Guncang Jepang Utara Melukai Sebelas Orang

Smallest Font
Largest Font

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang wilayah timur laut Jepang pada Kamis, 25 Juni 2026, pukul 07.30 waktu setempat, yang mengakibatkan lebih dari 10 orang terluka serta mengganggu kedatangan kereta cepat.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) menyatakan bahwa pusat gempa berada di lepas pantai Pasifik Prefektur Iwate dengan kedalaman 44 kilometer, tanpa ada risiko tsunami. Guncangan kuat tercatat mencapai skala 6-atas di Hashikami dan 6-bawah di Hachinohe, yang keduanya berada di Prefektur Aomori.

Dilansir dari Kyodo News dan NHK, sembilan orang mengalami luka ringan di lima kota di Aomori, sementara dua orang terluka di Iwate termasuk seorang wanita lansia berusia 60-an yang mengalami cedera kepala serius saat bekerja di kebunnya.

JMA juga melaporkan adanya guncangan tanah periode panjang Kelas 2 di beberapa prefektur termasuk Aomori, Hokkaido, Iwate, Miyagi, dan Akita, yang dapat menggoyang bangunan tinggi serta menjatuhkan barang dari rak.

Perwakilan dari badan cuaca Jepang memberikan peringatan resmi dalam sebuah konferensi pers untuk mengantisipasi potensi gempa susulan dengan skala serupa.

"Silakan berada dalam kewaspadaan penuh untuk gempa bumi masa depan dan hujan," ujar Ebita Ayataka, perwakilan Badan Meteorologi Jepang.

Beliau menambahkan bahwa risiko tertinggi untuk gempa susulan dengan intensitas maksimum 6-atas diperkirakan akan membayangi wilayah tersebut dalam waktu dua hari ke depan.

"Kami menyarankan orang-orang untuk tidak memasuki tempat-tempat berbahaya," kata Ebita Ayataka.

Pemerintah Jepang bergerak cepat untuk memitigasi dampak bencana ini. Perdana Menteri Sanae Takaichi langsung mendirikan satuan tugas khusus di pusat manajemen krisis kantornya.

"I instructed relevant ministries and agencies to determine the extent of damage as soon as possible. They should also closely coordinate with local governments and make utmost efforts to take emergency measures, such as saving and rescuing disaster victims under the government's policy of putting human lives first. And also provide information on evacuation and damage to the people in an appropriate manner," kata Sanae Takaichi, Perdana Menteri Jepang.

Dampak infrastruktur lain mencakup penutupan total 5 sekolah di Hashikami dan 65 sekolah di Hachinohe. Layanan kereta cepat Tohoku Shinkansen antara Stasiun Tokyo dan Shin-Aomori sempat dihentikan oleh JR East sebelum akhirnya pulih sepenuhnya pada pukul 14.00 waktu setempat.

Operator pembangkit listrik tenaga nuklir di wilayah terdampak, termasuk Higashidori, Onagawa, serta Fukushima Daiichi dan Daini, melaporkan tidak menemukan adanya kelainan atau perubahan tingkat radiasi.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed