Gerhana Bulan Sebagian Terjadi 28 Agustus 2026 Tapi Tak Terlihat di Indonesia
Gerhana bulan sebagian akan terjadi pada Jumat, 28 Agustus 2026 dengan tingkat penggelapan mencapai 96,2 persen, namun masyarakat di Indonesia tidak dapat menyaksikan fenomena ini secara langsung karena berlangsung pada siang hari, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Fenomena ini terjadi saat Bulan berada dalam fase purnama dan tepat berada di belakang Bumi sehingga cahaya Matahari yang biasanya menerangi Bulan terhalang oleh Bumi. Gerhana bulan sebagian terjadi ketika sebagian permukaan Bulan masuk ke dalam bayangan utama Bumi atau umbra.
BMKG menjelaskan posisi geografis Indonesia sedang mengalami siang hari dan Bulan berada di bawah horizon saat gerhana berlangsung. Fase penumbra dimulai pada pukul 01.23 UTC atau 11.13 WIB, sementara pergerakan umbra ke permukaan Bulan mulai pada pukul 09.33 WIB dan puncak gerhana terjadi pukul 11.12 WIB.
"Fenomena gerhana bulan sebagian ini tidak dapat disaksikan dari Indonesia karena Bulan berada di bawah horizon dan wilayah kita mengalami siang hari," ujar BMKG.
Fase gerhana sebagian berlangsung selama 3 jam 18 menit, sedangkan fase penumbra memakan waktu 2 jam 20 menit. Secara keseluruhan, seluruh rangkaian gerhana berlangsung selama 5 jam 38 menit.
"Pada puncak gerhana, sekitar 96 persen permukaan Bulan tertutup bayangan utama Bumi dan bagian Bulan yang masuk ke umbra dapat terlihat berwarna kemerahan atau jingga akibat pembiasan cahaya Matahari melalui atmosfer Bumi," tambah BMKG.
Selain gerhana bulan sebagian, terdapat juga dua jenis gerhana bulan lain yaitu gerhana bulan total ketika seluruh permukaan Bulan masuk ke umbra sehingga Bulan tampak merah, dan gerhana bulan penumbra yang hanya membuat cahaya Bulan tampak lebih redup karena seluruh Bulan berada dalam bayangan samar Bumi.
Menurut data astronomi dari Time and Date serta Space, gerhana bulan sebagian ini berpeluang diamati di wilayah yang sedang mengalami malam seperti sebagian Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, Afrika, Skandinavia, Islandia, Greenland, Antarktika, dan Samudra Pasifik bagian timur.
| Data Astronomi | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|
| Magnitudo Umbra | 0.930 | Fraksi diameter Bulan yang tertutup umbra Bumi |
| Penggelapan (Obscuration) | 96.2% | Persentase area Bulan yang tertutup umbra Bumi |
| Magnitudo Penumbra | 1.965 | Fraksi diameter Bulan yang tertutup penumbra Bumi |
| Durasi Keseluruhan | 5 jam 38 menit | Periode antara awal dan akhir seluruh fase gerhana |
| Durasi Fase Sebagian | 3 jam 18 menit | Periode antara awal dan akhir fase sebagian |
| Durasi Fase Penumbra | 2 jam 20 menit | Gabungan periode kedua fase penumbra |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow