Ghana Hadapi Panama di Piala Dunia 2026 Tanpa Iñaki Williams

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional Ghana menghadapi Panama pada pertandingan pembuka Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Toronto, Kanada, hari Rabu, 17 Juni 2026, dengan menerapkan strategi pencadangan penyerang Iñaki Williams.

Dilansir dari ghanasoccernet.com, kapten Ghana Jordan Ayew memecahkan rekor sebagai pemain tertua yang pernah membela negaranya di Piala Dunia pada usia 34 tahun 279 hari, melampaui rekor Denis Odoi terdahulu.

Pertandingan di Stadion Toronto yang berkapasitas 43 ribu penonton ini juga menandai penampilan ketiga Ayew di Piala Dunia setelah edisi 2014 dan 2022, menyamai catatan Andre Ayew, Asamoah Gyan, dan Sulley Muntari.

Di sisi lain, laporan bolavip.com menyebutkan bahwa pelatih Carlos Queiroz sengaja mencadangkan Iñaki Williams murni karena keputusan taktis demi menyesuaikan formasi melawan Panama, bukan karena masalah kebugaran fisik.

Sebagai ganti Williams, tim pelatih Ghana memasang trio penyerang Kamaldeen Sulemana, Jordan Ayew, dan Ernest Nuamah sejak awal laga, sementara Williams yang lahir di Spanyol tersebut bersiap sebagai pemain pengganti.

Ghana yang berada di Grup L bersama Inggris dan Kroasia juga harus tampil tanpa gelandang andalan Mohammed Kudus yang terpaksa absen akibat cedera.

Situasi tersebut membuat lini depan Black Stars kini bertumpu pada penyerang Manchester City, Antoine Semenyo, yang mendapatkan dukungan penuh dari mantan pemain internasional Ghana, Emmanuel Agyemang Badu.

Melalui wawancara dengan Pan Africa Football yang dikutip modernghana.com, Badu meminta publik memberikan ruang bagi Semenyo tanpa memberikan tekanan berlebih agar sang pemain bisa membawa tim lolos dari fase grup.

"He is our poster boy from his former club to Manchester City, has been with a great coach, and he has given him ample time to do whatever he wants on the pitch," kata Agyemang Badu, mantan pemain internasional Ghana.

Badu menambahkan bahwa pemain tersebut memiliki kemampuan yang sangat baik menggunakan kedua kakinya, sangat kuat saat menguasai bola, serta merupakan figur pesepak bola yang sangat cerdas.

"And that’s why we have to use him, and I think he needs a bit of space so that he can progress the ball very well because he is good with both legs. He is very strong on the ball and a very intelligent player," ujar Agyemang Badu.

Ia berharap Semenyo bisa menikmati jalannya pertandingan dan fokus membantu Ghana melaju ke babak sistem gugur untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

"So for now, we will rely on him without any pressure; we don’t want to put pressure on him. He should come and enjoy his football and just help us to qualify from the group without pressure," kata Agyemang Badu.

Setelah menyelesaikan pertandingan melawan Panama di Toronto ini, Ghana dijadwalkan akan menghadapi Inggris di Stadion Gillette pada 23 Juni 2026 dan Kroasia pada 27 Juni 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed