Jhon Arias Bawa Kolombia Ungguli Ghana di Piala Dunia 2026
Gelandang tim nasional Kolombia Jhon Arias mencetak gol cepat untuk membawa timnya unggul atas Ghana dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Arrowhead, Kansas City, Amerika Serikat, pada Jumat (3/7/2026). Dilansir dari beIN SPORTS, gol tersebut tercipta pada menit ke-14 melalui tendangan kaki kanan Arias setelah memanfaatkan umpan matang dari Luis Diaz di dalam kotak penalti. Sebelum gol terjadi, laga baru berjalan delapan menit saat penyerang Kolombia Jhon Cordoba mengalami cedera otot dan terpaksa digantikan oleh Luis Suarez.
Cedera juga menimpa bek Ghana Marvin Senaya pada menit kesembilan yang membuatnya harus keluar lapangan untuk digantikan oleh Alidu Seidu pada menit ke-13.
Pertandingan sempat dihentikan sementara oleh wasit pada menit ke-23 untuk sesi istirahat hidrasi sebelum akhirnya dilanjutkan kembali dengan keunggulan sementara Kolombia 1-0 atas Ghana. Sehari sebelum laga krusial ini bergulir, ratusan pendukung Kolombia memadati area depan hotel tempat tim menginap di Kansas City untuk menggelar aksi dukungan damai dengan menyanyikan lagu kebangsaan dan membentangkan bendera raksasa menurut laporan El Tiempo.
Sebelum pertandingan dimulai, kapten tim nasional Ghana Jordan Ayew menegaskan ambisi timnya untuk meraih kemenangan dalam konferensi pers pra-pertandingan di Kansas City. "Mañana simplemente queremos dar un gran espectáculo y asegurarnos de ganar, que es lo más importante para nosotros," ujar Jordan Ayew, Kapten Tim Nasional Ghana.
Penyerang yang kini membela Leicester City tersebut meminta timnya tidak menyamakan atmosfer laga sistem gugur ini dengan pertandingan terakhir fase grup melawan Kroasia. "El partido contra Croacia fue algo puntual. Tomémoslo así.
Colombia es una eliminatoria, va a ser un partido de eliminación directa, totalmente diferente, y tendremos que estar listos para ese desafío," kata Jordan Ayew, Kapten Tim Nasional Ghana. Mantan pemain Crystal Palace itu juga menyatakan keyakinannya terhadap strategi permainan yang telah disiapkan oleh pelatih kepala Ghana, Carlos Queiroz.
"Estoy confiado en que, con lo que el entrenador nos ha indicado tácticamente, estaremos preparados para el desafío," tutur Jordan Ayew, Kapten Tim Nasional Ghana.
Laga ini menjadi momen emosional bagi Ayew karena dua pilar utama Kolombia, Daniel Munoz dan Jefferson Lerma, merupakan mantan rekan setimnya di klub Inggris tersebut. "La verdad es que disfruté muchísimo jugando con ellos. Son muy buenas personas, jugadores de primer nivel, buenos amigos también," sebut Jordan Ayew, Kapten Tim Nasional Ghana. Meski bersahabat dekat di luar lapangan, Ayew menegaskan bahwa hubungan profesional sebagai lawan akan tetap terjaga sepanjang 90 menit pertandingan bergulir.
"Hace un tiempo que no los veo, pero mañana, no antes del partido sino después, seguro que tendremos una buena conversación," tambah Jordan Ayew, Kapten Tim Nasional Ghana.
Terkait tekanan mental dalam menghadapi laga hidup mati di turnamen besar, Ayew menilai seluruh anggota skuad The Black Stars memiliki ketahanan psikologis yang sangat baik. "Estoy bastante seguro de que es un atributo nuestro, porque creo que bajo presión los chicos van a florecer," jelas Jordan Ayew, Kapten Tim Nasional Ghana.
Perbedaan mencolok pada peringkat dunia FIFA, di mana Kolombia berada di posisi ke-11 sedangkan Ghana di peringkat ke-65, tidak menjadi beban bagi dirinya. "En el fútbol, creo que cada partido empieza de cero, en igualdad de condiciones. Lo que sí puedo garantizar es que haremos sentir orgullosos a África y a Ghana," tegas Jordan Ayew, Kapten Tim Nasional Ghana.
Ketika jurnalis menanyakan isu mengenai dukun tradisional Ghana bernama Nana Kweku yang mengklaim telah mengirim sihir spiritual kepada Harry Kane, Ayew menolak berkomentar. "Honestamente no he visto nada al respecto, así que no puedo decirles nada," cetus Jordan Ayew, Kapten Tim Nasional Ghana. Pertandingan ini sekaligus menjadi pencapaian bersejarah bagi Ghana yang baru kembali mencicipi babak gugur Piala Dunia setelah terakhir kali merasakannya pada edisi Afrika Selatan 2010.
"Estaba en el aeropuerto camino a la pretemporada con el Marsella cuando Ghana venció a Estados Unidos," kenang Jordan Ayew, Kapten Tim Nasional Ghana.
Penyerang berusia 32 tahun itu melihat duel sengit kontra Kolombia sebagai momentum awal untuk mengembalikan kejayaan sepak bola negaranya di pentas internasional. "Vamos avanzando poco a poco, y mañana será el primer paso para devolverle la alegría al país," ungkap Jordan Ayew, Kapten Tim Nasional Ghana. Di sisi lain, penyerang Ghana Inaki Williams turut membagikan kisah personalnya kepada RTVE mengenai alasannya memilih membela negara asal orang tuanya meski lahir di Bilbao.
"Hoy comienza un gran reto. A partir de hoy defenderé la camiseta de Ghana, con mis valores por bandera, dejándome la piel cada minuto y dando siempre lo mejor de mí. Soy uno más de 'The Black Stars' (Las estrellas negras)'," papar Inaki Williams, Penyerang Tim Nasional Ghana.
Keputusannya membela Ghana sempat mengejutkan publik Spanyol karena dirinya pernah mencatat satu penampilan bersama timnas senior Spanyol pada pertandingan persahabatan tahun 2016 silam. "jugar para Ghana es un orgullo," kata Inaki Williams, Penyerang Tim Nasional Ghana.
Pemain Athletic Bilbao ini merasa terhormat bisa merepresentasikan bendera Ghana sebagai bentuk dedikasi tinggi atas perjuangan keras kedua orang tuanya yang bermigrasi ke Spanyol. "And que creo que una de las mejores cosas que les puedo dar a mis padres, representar la bandera de Ghana. La historia de los Williams no solo es la historia de los Williams, es la historia de muchísimas personas inmigrantes," sambung Inaki Williams, Penyerang Tim Nasional Ghana.
Perjalanan spiritual dan budaya ke Ghana beberapa tahun lalu diakui Williams telah memantapkan hatinya untuk menolak panggilan timnas Spanyol demi mewujudkan impian sang kakek. "Cuando tuve la oportunidad de poder decidir cuál era mi futuro, hice un viaje a Ghana y me acerqué mucho más a mis ancestros, a mi cultura y a la sangre que me corre en las venas. Estoy muy orgulloso de esa decisión," urai Inaki Williams, Penyerang Tim Nasional Ghana. Pemenang dari pertandingan antara Kolombia dan Ghana ini sudah ditunggu oleh Swiss yang lolos lebih dulu setelah menumbangkan Aljazair.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow