GMNI dan Elemen Mahasiswa Gelar Demo di Istana Negara

Smallest Font
Largest Font

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia menggelar aksi unjuk rasa berkonsep pesta rakyat di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026) pukul 14.00 WIB. Aksi yang diikuti sekitar 100 peserta tersebut diisi dengan perlombaan satire menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Massa aksi menyiapkan sejumlah perlombaan tradisional seperti tarik tambang, balap karung, hingga lomba langkah tertutup dan lari dikejar aparat. Kegiatan ini digelar untuk menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah di bidang ekonomi, sosial, dan politik.

"Hari ini kami akan menggelar aksi, sekitar pukul 14.00 WIB di depan Istana Negara. Bentuknya pesta rakyat," kata perwakilan GMNI Jakarta Barat Herdiansyah, Kamis (13/8/2026).

GMNI menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan harus diwujudkan melalui pemenuhan hak-hak dasar masyarakat secara nyata. Mereka mendorong hadirnya lapangan kerja yang layak, pendidikan merata, serta akses layanan kesehatan yang terjangkau.

"Kemerdekaan tidak cukup dimaknai sebagai status formal kenegaraan. Kemerdekaan harus hadir secara nyata dalam kehidupan rakyat melalui pekerjaan yang layak, pendidikan yang merata, layanan kesehatan yang dapat diakses, kebebasan berpendapat, perlindungan atas hak atas tanah, serta penyelenggaraan negara yang berpihak pada kepentingan rakyat," ujar Herdiansyah.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa sembilan tuntutan utama kepada pemerintah. Empat di antaranya mendesak evaluasi total anggaran operasional program Makan Bergizi Gratis serta penghentian Koperasi Desa Merah Putih maupun Koperasi Kelurahan Merah Putih jika membebani anggaran negara. Massa juga meminta penarikan TNI dan Polri dari ruang sipil, pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi terkait kenaikan kesejahteraan pengemudi ojek daring sebesar 8 persen, serta jaminan hak buruh.

GMNI meminta perwakilan Istana Negara hadir untuk membuka ruang dialog secara damai. Selain aksi GMNI, wilayah Jakarta Pusat juga diwarnai sejumlah unjuk rasa lain dari berbagai elemen masyarakat di kawasan DPR/MPR RI, kementerian, hingga kantor BUMN. Kepolisian Sektor Metro Jakarta Pusat menyiagakan personel gabungan dan mengimbau pengguna jalan mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas dengan memanfaatkan rute alternatif.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed