Google Meluncurkan Android 17 dengan Fitur Kecerdasan Buatan Gemini
Google resmi meluncurkan versi final sistem operasi Android 17 dan Wear OS 7 secara bertahap mulai Selasa (16/6) untuk meningkatkan produktivitas serta keamanan perangkat Pixel melalui integrasi kecerdasan buatan.
Peluncuran yang dipercepat dari siklus tahunan ini mengawali transisi Android menjadi sistem kecerdasan yang berfokus pada optimalisasi fitur Gemini AI dalam ekosistem gawai Google.
"Android 17 telah hadir, membawa serangkaian fitur yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas, hiburan, keamanan, dan keselamatan Anda," tulis Google dalam blog resminya pada Selasa (16/6).
Pembaruan sistem operasi ini menyertakan program Pixel Drop yang membawa model kecerdasan buatan terbaru seperti Gemini Omni, pembuat musik Lyria 3, dan alat penerjemah suara AudioLM.
"Android 17 marks the start of our transition to an intelligence system, putting your apps at the center," tulis Matthew McCullough, VP of Product Management Android Developer.
Melalui laporan kumparan.com, Android 17 turut memperkenalkan pembaruan antarmuka berupa fitur takbar "bubble bar" untuk mempermudah multitasking serta fitur perekaman layar "Screen Reactions" bagi para kreator konten.
Peningkatan privasi diwujudkan lewat kontrol izin lokasi per sesi, penguatan fitur "Mark as Lost" pada Find Hub, hingga penerapan pembatasan memori aplikasi yang ketat berdasarkan total RAM perangkat.
Dilansir dari cnnindonesia.com, pembaruan Android 17 saat ini tersedia secara Over-The-Air (OTA) untuk lini ponsel pintar mulai dari seri Pixel 6, Pixel 7, Pixel 8, Pixel 9, seri Pixel 10 terbaru, hingga Pixel Tablet.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow