Google Rombak Mesin Pencari dan Luncurkan Gemini Omni

Smallest Font
Largest Font

Raksasa teknologi Google merombak total sistem mesin pencari Google Search menjadi platform berbasis kecerdasan buatan (AI) yang multimodal serta meluncurkan model video generatif Gemini Omni dalam ajang tahunan Google I/O pada Selasa, 19 Mei 2026.

Integrasi teknologi tersebut mengubah fungsi kolom pencarian tradisional menjadi asisten virtual yang interaktif dan proaktif guna menyelesaikan berbagai tugas pengguna secara otomatis di latar belakang.

Perubahan besar-besaran pada search box ikonik Google ini sengaja dirancang untuk memahami pertanyaan panjang yang jauh lebih kompleks melalui dukungan model AI terbaru sebagai penggerak utamanya.

"Tujuan Search selalu sederhana: membantu Anda bertanya apa saja yang ada di pikiran - dari fakta cepat hingga pertanyaan mendalam, kompleks, atau sangat spesifik yang sulit diungkapkan," ujar Elizabeth Reid, Vice President of Search Google.

Pembaruan sistem operasional pencarian ini juga mencatat lonjakan volume kueri yang sangat signifikan dari pengguna secara global dalam satu tahun terakhir sejak mode kecerdasan buatan tersebut diperkenalkan.

"Pada kuartal terakhir, kami melihat total query Search mencapai level tertinggi sepanjang sejarah Google," kata Elizabeth Reid, Vice President of Search Google.

Format pencarian baru ini sekarang memfasilitasi penggunaan gambar, video, berkas, hingga tab Chrome sebagai input pencarian, sementara tautan web konvensional tetap dipertahankan di sisi hasil jawaban pintar.

"Kami ingin menggabungkan kekuatan web terbuka dengan kemampuan reasoning AI terbaik," ujarnya Elizabeth Reid, Vice President of Search Google.

Google Search kini memanfaatkan model Gemini 3.5 Flash untuk memberikan respons yang instan, murah, serta memungkinkan terjadinya percakapan lanjutan yang terus berkesinambungan tanpa kehilangan konteks.

"Kecepatan sangat penting di Search. Orang ingin jawaban cerdas tanpa harus menunggu lama," katanya Elizabeth Reid, Vice President of Search Google.

Melalui fitur Search agents yang tertanam di dalamnya, sistem kecerdasan buatan ini juga dapat memantau internet selama 24 jam serta membantu proses pemesanan layanan lokal secara mandiri.

"Search kini bukan hanya menjawab pertanyaan, tapi juga mulai membantu menyelesaikan tugas," ujar Elizabeth Reid, Vice President of Search Google.

Kemampuan visual interaktif real-time atau generative UI juga ditambahkan agar pengguna bisa meminta mesin pencari mengorganisasi informasi dan membuat aplikasi mini kustom sesuai kebutuhan personal.

"AI tidak hanya memberi jawaban teks. Kami ingin Search bisa membantu memvisualisasikan dan mengorganisasi informasi secara lebih berguna," kata Elizabeth Reid, Vice President of Search Google.

Sistem ini juga menghubungkan Gmail, Google Photos, dan Google Calendar ke dalam basis Personal Intelligence yang mencakup hampir 200 negara dan 98 bahasa dengan jaminan kontrol penuh privasi.

"Semua dilakukan dengan prinsip transparansi, pilihan, dan kontrol penuh di tangan pengguna," tegas Elizabeth Reid, Vice President of Search Google.

Transformasi mutakhir ini menandai babak baru dalam kompetisi teknologi global yang semakin agresif menghadapi maraknya kehadiran platform chatbot kecerdasan buatan generatif lainnya.

"Ini adalah babak baru Google Search: AI cerdas yang menjadikan informasi dunia bekerja untuk Anda," pungkas Elizabeth Reid, Vice President of Search Google.

Selain perombakan mesin pencari, Google memperkenalkan Gemini Omni sebagai model kecerdasan buatan any-to-any yang dapat mengedit dan menghasilkan video realistis dari input teks, suara, gambar, maupun video.

"Dengan Omni, Anda dapat menggabungkan gambar, audio, video, dan teks sebagai input untuk menghasilkan video berkualitas tinggi yang didukung oleh pengetahuan dunia nyata milik Gemini," tulis Google dalam posting blog resmi.

Teknologi Gemini Omni dikembangkan sebagai world model yang memahami hukum fisika serta simulasi gerakan secara alami guna mendukung ambisi besar pembangunan artificial general intelligence (AGI).

Layanan Gemini Omni Flash kini sudah mulai digulirkan secara global melalui aplikasi Gemini, Google Flow, YouTube Shorts, serta aplikasi YouTube Create dengan penambahan watermark digital SynthID untuk mencegah deepfake.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed