Fitur AI Overviews Google Alami Gangguan Saat Pengguna Cari Kata Tertentu
Fitur ringkasan berbasis kecerdasan buatan milik Google, AI Overviews, mengalami gangguan teknis massal pada Jumat, 22 Mei 2026, setelah gagal menampilkan definisi kamus yang akurat dan justru memunculkan respons eror saat pengguna mencari kata-kata tertentu seperti "disregard", "ignore", "skip", dan "dismiss".
Sistem pencarian baru yang diluncurkan Google pada minggu ini menggeser format tradisional sepuluh tautan biru ke bagian bawah halaman demi mengutamakan ringkasan AI. Namun, penataan ulang tersebut memicu kekosongan ruang besar di layar gawai pengguna dan menyembunyikan tautan kamus Merriam-Webster di bawah blok kosong tanpa nilai informasi.
Kegagalan sistem kecerdasan buatan dalam merespons pencarian kata tersebut pertama kali ramai dikritik oleh para pengguna di media sosial X. Saat diuji oleh beberapa pihak, fitur AI Overviews memperlakukan kata benda atau kata kerja mandiri tersebut sebagai sebuah perintah operasional bot, bukan sebagai kata kunci pencarian biasa.
Seorang jurnalis teknologi dari media The Verge mengungkapkan bahwa sistem menampilkan teks jawaban yang tidak relevan dan bervariasi bagi setiap pengguna yang mengetikkan kata kunci tersebut.
"Got it! Let me know if you need help with anything else." kata AI Overviews saat seorang jurnalis dari The Verge mengetikkan kata disregard.
Pihak internal redaksi media tersebut kemudian mencoba melakukan pencarian ulang untuk kedua kalinya menggunakan akun yang berbeda demi memverifikasi konsistensi sistem pencarian.
"No problem at all! How can I help you today?" kata AI Overviews pada percobaan pencarian berikutnya.
Selain kata disregard, gangguan serupa juga ditemukan saat pengguna memasukkan kata instruksi lain seperti ignore yang menghasilkan kalimat balasan otomatis panjang dari kecerdasan buatan tersebut.
"Message received! I’m here and ready to help. What would you like to focus on today? Just let me know if there’s a specific topic, task, or question you’d like to explore." kata AI Overviews dalam tangkapan layar pengujian tersebut.
Uji coba pencarian kata ketiga dilakukan menggunakan kata skip, yang mana sistem mendeteksi pencarian tersebut sebagai sebuah kesalahan ketik dari pengguna gawai.
"It looks like your message was just a test or a typo! Feel free to ask a question, share a prompt, or let me know how I can help you with your tasks today. I’m ready whenever you are!" kata AI Overviews menutup respons pencarian tersebut.
Dilansir dari 9to5google.com, penambahan kata "definition" di belakang kata-kata tersebut juga dilaporkan tetap gagal memunculkan kotak kamus digital tradisional yang biasa disediakan oleh Google. Kejadian ini menambah daftar panjang kesalahan fatal AI Overviews setelah sebelumnya viral karena menyarankan pengguna menempelkan lem pada pizza serta menyebut cairan lampu sen sebagai benda nyata.
Laporan dari TechCrunch dan Zamin.uz membandingkan situasi ini dengan mesin pencari Bing milik Microsoft yang dinilai bertindak kurang agresif dalam menerapkan ringkasan AI. Para pakar teknologi mencatat bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah kompetisi mesin pencari, hasil pencarian kata definitif di Bing jauh lebih bernilai dan akurat dibandingkan dengan Google akibat adanya bug sistem ini.
Hingga saat ini, pihak Google belum memberikan komentar resmi atau tanggapan terkait permintaan konfirmasi mengenai kerusakan teknis pada fitur pencarian berbasis kecerdasan buatan mereka.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow