Grandy Prajayakti Mundur dari Jabatan Direktur RANS Usai IPO
PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) menerima pengunduran diri Grandy Prajayakti dari jabatannya sebagai direktur perseroan pada 22 Juli 2026. Keputusan ini diambil hanya dua minggu setelah emiten hiburan tersebut resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli 2026.
Pengunduran diri kepemimpinan ini terjadi tidak lama setelah RANS menyelesaikan proses penawaran umum perdana saham (IPO) yang berlangsung pada 2 hingga 8 Juli 2026. Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan menawarkan 2,52 miliar lembar saham atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga Rp135 per saham hingga berhasil menghimpun dana segar senilai Rp429,25 miliar.
Manajemen RANS berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sesuai dengan POJK 33/2014 untuk meminta persetujuan resmi dari para pemegang saham terkait permohonan tersebut. Selain mengurus pengunduran diri direksinya, perseroan juga melakukan penelaahan terbatas (limited review) atas laporan keuangan interim periode 30 Juni 2026 yang ditangani oleh Kantor Akuntan Publik Teramihardja, Pradhono & Chandra.
Pihak manajemen mengonfirmasi alasan kepindahan pejabat yang baru dilantik pada 2025 tersebut melalui keterbukaan informasi di bursa.
"Pada 22 Juli 2026, Perseroan menerima surat permohonan pengunduran diri Saudara Grandy Prajayakti sebagai Direktur Perseroan," kata Rumunggu Yokonapita, Finance Director RANS.
Manajemen menambahkan keterangan mengenai pertimbangan pribadi di balik keputusan pengunduran diri eksekutif tersebut.
"Pengunduran diri tersebut disampaikan atas alasan pribadi," ujar Rumunggu Yokonapita, Direktur Keuangan RANS.
Manajemen juga memaparkan latar belakang audit independen terhadap laporan keuangan perusahaan demi transparansi publik.
"Adapun tujuan pelaksanaan penelaahan terbatas sesuai dengan pertimbangan dari manajemen perseroan untuk meningkatkan kualitas pengawasan atas laporan keuangan perseroan," sebut Rumunggu Yokonapita, Direktur Keuangan RANS.
Grandy Prajayakti merupakan lulusan Teknik Sipil Universitas Pelita Harapan kelahiran 1981 yang memiliki rekam jejak panjang di dunia media digital, pemasaran, serta operasional bisnis. Sebelum bergabung di jajaran direksi RANS sejak 2025, ia sempat menduduki berbagai posisi strategis di grup usaha Trans Corp seperti Trans Retail Indonesia dan Trans Studio Bandung, serta aktif memimpin beberapa anak perusahaan di bawah naungan grup RANS sejak 2023.
Pergerakan saham RANS di pasar sekunder mencatatkan penutupan di level Rp214 per lembar pada sesi perdagangan Jumat (24/7/2026). Nilai saham ini mengalami penurunan sebesar 6,96 persen pada penutupan harian, namun secara akumulatif masih berada 25,88 persen di atas harga penawaran perdana.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow