Hakim Pengadilan AS Batalkan Moratorium Penggembalaan Bison Montana

Smallest Font
Largest Font

Seorang hakim pengadilan wilayah di Montana membekukan sementara keputusan pejabat Republik yang menghalangi organisasi nirlaba untuk menggembalakan bison di tanah negara bagian. Putusan ini dikeluarkan oleh Hakim Pengadilan Distrik Lewis and Clark County, Christopher Abbott, pada Jumat, 26 Juni 2026, demi menghentikan arahan Dewan Komisaris Tanah Montana.

Perselisihan ini bermula ketika dewan yang beranggotakan lima pejabat tinggi tersebut memerintahkan Departemen Sumber Daya Alam dan Konservasi (DNRC) untuk menerapkan moratorium sewa lahan bagi bison. Perintah tersebut memicu gugatan hukum dari organisasi American Prairie yang merasa hak-haknya dirugikan akibat kebijakan sepihak tersebut.

Hakim Christopher Abbott menyatakan kegagalan memberikan pemberitahuan dan kesempatan berkomentar atas moratorium yang berdampak besar pada kepentingan penggugat merupakan bentuk cedera yang tidak dapat diperbaiki. Meskipun pengadilan menghormati wewenang dewan, pembatasan hukum tetap harus diterapkan.

"American Prairie has demonstrated that a failure to provide adequate notice and an opportunity to comment on a moratorium substantially impacting their interests constitutes a form of irreparable injury." kata Christopher Abbott, Hakim Pengadilan Distrik Lewis and Clark County.

Di sisi lain, penolakan juga datang dari komunitas peternak lokal yang didukung oleh Bureau of Land Management (BLM). Asosiasi Peternak Montana (MSGA) menegaskan bahwa bison tidak memenuhi kriteria sebagai hewan ternak produksi berdasarkan Undang-Undang Penggembalaan Taylor.

"The BLM’s decision to uphold the Taylor Grazing Act follows years of advocacy from the ranching community," kata Raylee Honeycutt, Wakil Presiden Eksekutif MSGA.

"The decision being appealed reinforced the importance of lawful public lands management and ensured federal grazing policies remain aligned with the original intent of supporting working ranchers, rural communities, and agricultural production." ujar Raylee Honeycutt, Wakil Presiden Eksekutif MSGA.

Melalui sebuah pertemuan tertutup sebelumnya, Komisaris Sekuritas dan Asuransi, James Brown, mengajukan mosi moratorium karena khawatir kawanan bison akan merusak rumput di lahan negara. Ia juga menyanggah klaim studi yang menyatakan konsumsi pakan satu bison sama dengan satu sapi.

"What really concerns me is (American Prairie's) contention that the MEPA process rather than Land Board controls whether bison should be authorized to graze on this lease," kata James Brown, Komisaris Sekuritas dan Asuransi Montana.

Saat ini, DNRC tetap melanjutkan analisis lingkungan dan membuka pengumpulan pendapat publik mengenai permohonan pagar pengaman lahan seluas 4.950 hektar hingga tanggal 10 Juli 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed