Harga Emas Dunia Jatuh Di Bawah US$4.000 Per Troy Ons Pagi Ini

Smallest Font
Largest Font

Harga emas dunia mengalami penurunan tajam hingga menembus di bawah level US$4.000 per troy ons pada perdagangan Kamis, 25 Juni 2026 pagi hari. Berdasarkan data pergerakan komoditas global, komoditas pelindung nilai ini menyentuh level terendahnya sejak November 2025.

Kemerosotan yang terjadi pada tengah minggu ini memicu koreksi lebih lanjut pada instrumen logam mulia di pasar internasional. Kontraksi harga ini sekaligus memperlebar jarak penurunan komoditas emas sepanjang tahun berjalan berjalan atau secara year to date.

Menurut rilis data pasar komoditas internasional, nilai emas global tercatat sudah menyusut sekitar 5 persen sepanjang tahun berjalan. Tren negatif ini terus menekan posisi emas setelah sebelumnya sempat menguat signifikan pada periode-periode awal tahun.

Penurunan tajam pada pekan ini menambah panjang rapor merah pergerakan emas internasional sepanjang semester pertama tahun ini. Angka perdagangan saat ini menunjukkan depresiasi yang sangat dalam, yakni hampir 20 persen di bawah rekor tertinggi sejarah.

Jika ditarik garis historis yang lebih panjang, performa emas saat ini berbanding terbalik dengan pencapaian awal tahun lalu. Sebagai informasi, emas sempat berhasil mencetak titik tertinggi sepanjang masa sebesar US$5.608,35 per troy ons pada Januari 2026 kemarin.

Tekanan jual yang masif mulai terlihat jelas sejak beberapa hari sebelumnya. Pada perdagangan tanggal 23 Juni 2026, harga emas global sudah terpangkas menjadi US$4.084,26 per troy ons, atau mencatatkan penurunan sebesar 2,56 persen dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Perbandingan Kinerja Bulanan dan Tahunan

Dalam rentang waktu satu bulan terakhir, total akumulasi penurunan harga emas dunia telah menembus angka 10,62 persen. Meski demikian, posisi harga saat ini dinilai masih relatif lebih baik jika diukur dalam jangka waktu tahunan.

Apabila dibandingkan dengan posisi pada periode yang sama di tahun lalu, harga emas saat ini sebenarnya masih tercatat 22,90 persen lebih tinggi. Performa jangka panjang aset ini dinilai masih mencatatkan pertumbuhan yang positif bagi para pemegang aset lama.

Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Berdasarkan data performa historis terhadap Dolar AS, emas mencatatkan imbal hasil minus 7,52 persen secara year to date. Namun, instrumen ini mencatatkan pertumbuhan 20,41 persen dalam setahun, 125,41 persen dalam 5 tahun, dan meroket hingga 215,87 persen dalam jangka 10 tahun.

Harga Emas Dunia Melemah ke Level US.083 per Troy Ons Imbas Sentimen The Fed | KONTAN TV

Dampak Terhadap Komoditas Logam Lainnya

Kejatuhan harga utamanya tidak hanya melanda komoditas emas saja. Berdasarkan pencatatan data perdagangan internasional per 24 Juni 2026, mayoritas komoditas logam dan energi mineral lainnya juga ikut terperosok ke zona merah.

Perak menjadi komoditas logam yang mengalami koreksi paling dalam di pasar, disusul oleh pelemahan pada sektor logam industri seperti platina dan tembaga. Pelemahan massal ini mencerminkan adanya pergeseran sentimen investor di pasar komoditas global secara menyeluruh.

Berikut adalah tabel rincian performa harga berbagai komoditas global sektor logam dan mineral penting lainnya yang tercatat pada penutupan perdagangan internasional:

Tabel Performa Harga Komoditas Logam Global per 24 Juni 2026
Jenis KomoditasNilai HargaPerubahan HarianPerubahan BulananPerubahan Tahunan
Perak57,58-6,45%-26,25%58,75%
Platina1.583,80-4,71%-18,85%17,08%
Tembaga5,98-2.67%-6,12%21,27%
Lithium157.500,00-0,63%-14,05%161,63%
Bijih Besi100,52-0,01%-8,00%6,35%
Baja3.082,000,33%-3,36%4,58%

Proyeksi Pasar Jelang Akhir Kuartal

Meskipun saat ini tengah dilanda tekanan jual yang hebat, sejumlah analis pasar global melihat adanya potensi pemulihan dalam jangka menengah. Ekspektasi perbaikan harga didasarkan pada model makroekonomi yang dijalankan oleh para pengamat pasar modal.

Berdasarkan rumusan model makro global dari Trading Economics beserta ekspektasi para analis terkemuka, harga emas internasional diperkirakan akan diperdagangkan pada level US$4.161,84 per troy ons pada saat penutupan akhir kuartal nanti.

Lebih lanjut, dalam jangka panjang komoditas pelindung nilai ini diproyeksikan akan kembali bergerak merangkak naik ke zona hijau. Para analis pasar memperkirakan nilai emas dunia berpotensi mencapai target US$4.527,47 per troy ons dalam kurun waktu 12 bulan ke depan.

Kondisi pasar saat ini terus dipantau secara ketat oleh para pelaku sektor finansial dan perbankan global. Berbagai pihak kini sedang mengantisipasi arah kebijakan suku bunga acuan internasional yang diperkirakan akan menjadi motor penggerak utama bagi pemulihan harga emas di sisa tahun ini.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed