Harga Kakao Berjangka Naik Sentuh 4072 USD per Ton Hari Ini

Smallest Font
Largest Font

Harga kakao berjangka global bergerak naik hingga menyentuh angka 4.072,20 USD per metrik ton pada perdagangan Rabu, 3 Juni 2026. Lonjakan komoditas perkebunan ini mencatatkan kenaikan sebesar 4,55 persen dibandingkan hari sebelumnya, sekaligus memperpanjang tren positif sebesar 4,87 persen selama sebulan terakhir.

Pergerakan nilai tukar komoditas ini sempat diperdagangkan di atas level 4.000 USD per ton hingga menuju puncaknya di angka 4.180 USD per ton. Angka tertinggi dalam hampir dua minggu terakhir ini menjadi perhatian serius para pelaku industri cokelat global yang bergantung pada pasokan bahan baku utama tersebut.

Meskipun mengalami penguatan signifikan dalam jangka pendek, harga pasar saat ini terpantau masih jauh lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data pasar menunjukkan nilai kakao saat ini berada 58,25 persen lebih rendah jika dikomparasikan dengan kondisi harga pada satu tahun sebelumnya.

Secara historis, komoditas perkebunan ini pernah mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa sebesar 12.906,00 USD per metrik ton pada Desember 2024. Sementara itu, tingkat harga paling rendah dalam rentang historis panjang dari tahun 1959 hingga 2026 berada di level 0,91 USD per metrik ton.

Perdagangan internasional untuk komoditas ini dikelola melalui bursa berjangka global dengan aturan main yang ketat. Ukuran untuk setiap satu kontrak kakao yang diperdagangkan di New York Mercantile Exchange atau NYMEX ditetapkan sebesar 10 metrik ton.

Ada Gangguan Pasokan Harga Cokelat Bakal Melonjak | INFOAWIBISANA

Faktor Pasokan dan Persediaan Global

Dinamika harga ini sangat dipengaruhi oleh kondisi produksi di wilayah Afrika Barat yang menjadi motor penggerak pasokan dunia. Tercatat dua negara utama yaitu Pantai Gading dan Ghana memproduksi lebih dari 60 persen dari total kebutuhan kakao di seluruh dunia.

Di sisi lain, laporan dari Intercontinental Exchange atau ICE menunjukkan adanya pergerakan pada volume stok gudang komoditas tersebut. Persediaan kakao di gudang ICE terpantau meningkat menjadi 2.846.957 kantong per 29 Mei, yang menjadi salah satu level tertinggi dalam dua tahun terakhir.

Kenaikan jumlah stok tersebut melanjutkan tren penumpukan yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Tercatat per 26 Mei, persediaan kakao di bursa ICE berada di angka 2.745.277 kantong yang sekaligus menjadi rekor tertinggi dalam periode 1,75 tahun terakhir.

Perbandingan Harga Komoditas di Tingkat Produsen

Selain pergerakan di bursa internasional, fluktuasi ini juga memberikan dampak berantai pada penetapan harga komoditas pertanian dan perkebunan lokal. Beberapa negara produsen utama kakao dunia selain Pantai Gading dan Ghana meliputi Indonesia, Nigeria, Kamerun, Ekuador, dan Brasil.

Berikut adalah daftar harga komoditas pertanian dan perkebunan di tingkat produsen domestik berdasarkan rilis data harian terkini:

Daftar Harga Komoditas Tingkat Produsen Per 3 Juni 2026
Kategori KomoditasNama KomoditasHarga per Kilogram (Rp)
PerkebunanKakao Fermentasi90.000
PerkebunanKakao Non Fermentasi40.000
PerkebunanBunga Cengkeh Kering130.000
PerkebunanKopi Arabika Berasan130.000
PerkebunanKopi Robusta Berasan90.000
Tanaman PanganBeras Premium14.300
Tanaman PanganBeras Medium12.200
Tanaman PanganJagung Pipil Kuning4.400
HortikulturaCabe Rawit Merah80.000

Berdasarkan data di tingkat produsen, komoditas kakao fermentasi dihargai Rp90.000 per kilogram, sementara varietas non-fermentasi berada di level Rp40.000 per kilogram. Perbedaan harga yang cukup kontras ini menunjukkan bahwa proses pascapanen berupa fermentasi memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pendapatan petani lokal.

Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Para pelaku usaha dan industri pengolahan cokelat dalam negeri terus memantau pergerakan harga bahan baku ini secara berkala. Hal ini dikarenakan biaya pengadaan komoditas perkebunan global akan sangat menentukan formulasi harga jual produk jadi di tingkat konsumen.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed