Harga Kopi Dunia Turun Lagi per 6 Juni 2026 Akibat Lonjakan Produksi Brasil

Smallest Font
Largest Font

Harga kopi global mencatatkan penurunan lanjutan pada perdagangan Sabtu, 6 Juni 2026 waktu Indonesia, setelah rilis data proyeksi pasokan komoditas dari negara produsen utama menunjukkan tren peningkatan yang signifikan untuk musim mendatang. Penurunan ini memperpanjang tren koreksi pasar komoditas perkebunan dalam sebulan terakhir. Berdasarkan data perdagangan bursa berjangka yang berakhir pada Jumat malam atau Sabtu pagi waktu Indonesia, harga kopi arabika kontrak Juli turun sebesar 0,65 poin atau minus 0,26 persen ke level 246,61 USD/LBS. Koreksi yang lebih tajam terjadi pada kontrak komoditas Kopi Robusta untuk pengiriman Juli yang merosot hingga 36 poin atau berkurang 1,07 persen, dan kini bertengger di level 3.256 USD per ton.

Tekanan jual di pasar berjangka didorong oleh rilis laporan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) yang memproyeksikan total panen kopi Brasil untuk periode 2026/2027 akan mencapai rekor tertinggi baru yaitu 71,9 juta kantong. Angka ini mencerminkan lonjakan produksi sebesar 14 persen secara tahunan dibandingkan dengan musim 2025/2026.

Sentimen negatif tersebut diperkuat oleh langkah Rabobank yang menaikkan perkiraan surplus kopi arabika global untuk periode yang sama. Lembaga keuangan tersebut merevisi proyeksi surplus menjadi 9,5 juta kantong dari perkiraan sebelumnya yang hanya sebesar 7,0 juta kantong. Selain itu, badan pengawas komoditas Brasil, Conab, juga ikut menaikkan estimasi produksi mereka menjadi 66,7 juta kantong, naik dari proyeksi bulan Februari sebesar 66,2 juta kantong yang berarti tumbuh 18 persen dari musim sebelumnya.

Meskipun pasokan masa depan melimpah, penurunan harga hari ini sedikit tertahan oleh kondisi inventaris kopi arabika di bursa ICE yang menyusut ke level terendah dalam 5,75 bulan terakhir.

Perbandingan Harga dan Struktur Pasar Dunia

Kondisi pasar saat ini sangat kontras jika dibandingkan dengan pergerakan jangka panjang komoditas ini, di mana pasar sempat mengalami volatilitas ekstrem hingga mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level 440,85 USD/LBS pada Februari 2025 lalu.

Berikut adalah rincian performa harga komoditas kopi berdasarkan data perdagangan terbaru:

Tabel Perubahan Harga Kopi Global per Juni 2026
Jenis Kontrak KopiHarga TerkiniPerubahan HarianPerubahan 1 BulanPerubahan 1 Tahun
Arabika Kontrak Juli (USD/LBS)246,61-0,22%-13,12%-31,01%
Robusta Kontrak Juli (USD)3256,00-1,07%

Secara historis dalam rentang periode pengamatan tahun 1972 hingga 2026, harga komoditas ini tercatat pernah menyentuh level terendah di angka 41,50 USD/LBS sebelum akhirnya menembus titik tertinggi tahun lalu.

HARGA KOPI HARI INI TERBARU 6 JUNI 2026 | Adi sutardi Channel

Peta Distribusi Pasokan Kopi Global

Struktur pasar kopi dunia saat ini masih didominasi oleh dua varietas utama dengan wilayah sebaran produksi yang terkonsentrasi di beberapa negara.

  • Kopi Arabika: Menguasai 75 persen dari total produksi dunia, dengan Brasil memegang porsi terbesar yaitu 40 persen, diikuti oleh Kolombia.
  • Kopi Robusta: Menyumbang 25 persen dari pasokan global, dengan produsen utama yang berpusat di Vietnam (15 persen) dan Indonesia.

Melimpahnya estimasi panen dari Brasil sebagai penguasa sektor arabika secara langsung memberikan efek domino yang menekan harga varietas robusta di pasar internasional, mengingat kedua komoditas ini kerap menjadi substitusi satu sama lain dalam industri manufaktur makanan dan minuman.

Dampak Dinamika Harga Terhadap Industri

Penurunan harga di tingkat hulu ini menjadi angin segar bagi para pelaku usaha hilir, terutama setelah rantai pasok global sempat terbebani oleh tingginya biaya bahan baku pada tahun-tahun sebelumnya.

Fluktuasi harga bahan baku ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengelolaan margin keuntungan operasional.

Hingga penutupan perdagangan pekan pertama Juni, para pelaku pasar dan pelaku industri pengolahan kopi masih terus memantau realisasi volume panen fisik di lapangan guna mengantisipasi pergerakan harga kontrak berjangka untuk bulan-bulan berikutnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed